"Perseroan telah menunjuk empat penjamin emisi yaitu PT Kim Eng Securities, Credit Suisse, Deutsche Bank dan PT Mandiri Sekuritas," ujar Direktur Indofood CBP, Werianty Setiawan dalam klarifikasinya kepada detikFinance, Kamis (15/7/2010).
Sebelumnya tertulis bahwa Indofood CBP menunjuk 3 sekuritas saja, yakni Kim Eng, Deutsche Bank dan Mandiri Sekuritas. Namun dalam klarifikasinya, Indofood CBP menyatakan tidak pernah mencoret Credit Suisse dari daftar penjamin emisi. Dengan demikian, perseroan masih menggunakan 4 sekuritas dalam rencana IPO.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemarin, Indofood CBP melakukan mini expose kepada otoritas pasar modal untuk menjelaskan rencana kerja mereka beberapa tahun ke depan. Harapannya, usai mini expose selesai maka BEI segera memberi pre listing approval.
"Mini ekspose sudah berhasil. Kita tunggu approval dulu, baru (dokumen) sampaikan ke Bapepam-LK," ujar Direktur Head of Investment Banking Mandiri Sekuritas, Iman Rachman.
Perseroan pun belum bisa memastikan nilai saham yang ditawarkan ke publik, dari yang pernah disampaikan sebelumnya 18% yang merupakan batas minimum yang ditetapkan perseroan.Dari dana yang akan dihimpun nantinya, akan digunakan untuk pelunasan utang perseroan. Total utang Indofood saat ini Rp 17 triliun dan saat ini belum ada yang jatuh tempo.
Indofood menguasai 99,99% saham Indofood CBP. Sisanya 0,01%saham dimiliki oleh PT Prima Intipangan Sejati.
Indofood telah menggabungkan empat unit usahanya di bidang mi instan dan bumbu makanan ke dalam Indofood CBP yaitu PT Indobiskuit MandiriMakmur, PT Ciptakemas, PT Indosentra Pelangi, dan PT Gizindo Primanusantara.
(dro/qom)











































