Sengketa Dana Rp 82 Miliar, Hary Tanoe Adukan CMNP ke Bapepam

Sengketa Dana Rp 82 Miliar, Hary Tanoe Adukan CMNP ke Bapepam

- detikFinance
Kamis, 15 Jul 2010 11:14 WIB
Sengketa Dana Rp 82 Miliar, Hary Tanoe Adukan CMNP ke Bapepam
Jakarta - PT Bhakti Investama Tbk (BHIT), perusahaan yang dipimpin oleh pengusaha Hary Tanoesoedibjo, mengadukan PT Citra Marga Nusaphala Tbk (CMNP) ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) lantaran adanya sengketa dana sebear Rp 81,975 miliar dalam laporan keuangan CMNP.

"Kami tidak memperoleh bukti memadai yang mendukung penempatan investasi jangka pendek perusahaan yang dikelola oleh Abacus Capital Cayman Ltd sebesar Rp 81,975 miliar pada 31 Desember 2009," ujar Direktur BHIT, Darma Putra dalam suratnya kepada Bapepam yang diterima detikFinance, Kamis (15/7/2010).

Surat bertanggal 12 Juli 2010 tersebut telah diterima Bapepam-LK pada 14 Juli 2010. Dalam surat tersebut dituliskan, CMNP telah mengesahkan laporan keuangannya tahun 2009 dalam RUPS Tahunan yang telah digelar pada 30 Juni 2010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun menurut penjelasan Darma, BHIT yang menjadi pemegang 330.556.500 (16,53%) saham CMNP, menemukan adanya keanehan yakni pada penempatan investasi jangka pendek CMNP melalui Abacus sebesar Rp 81,975 miliar. Atas dasar itu, BHIT memutuskan mengadukan CMNP ke Bapepam-LK guna meminta Bapepam-LK melakukan penyitaan.

Menarik untuk disimak, Direktur Utama CMNP saat ini dijabat oleh Shadik Wahono yang disebut-sebut sebagai orangnya Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut. Shadik Wahono sempat menjabat sebagai konsultan keuangan dan komisaris PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) sebelum nantinya diambil alih oleh kubu Hary Tanoe melalui PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN).

Shadik Wahono pun kini menjadi salah satu saksi yang mendukung Mbak Tutut di pengadilan terkait kasus sengketa 75% saham TPI dengan Hary Tanoe. Tidak diketahui pasti apakah pengaduan ini berkaitan dengan sengketa tersebut.

Namun yang jelas, baik kubu Hary Tanoe maupun Mbak Tutut kini tengah dalam perseteruan panas memperebutkan 75% saham TPI.

 

 
(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads