Mengawali perdagangan, IHSG dibuka turun tipis ke level 2.980,061 dan kemudian berbalik arah ke 2.987,042, naik 6 poin dari penutupan kemarin di level 2.981,059.
Penguatan IHSG tadi pagi disokong oleh aksi beli selektif saham-saham unggulan dan penguatan sebagian saham-saham lapis dua. Sayangnya, penguatan tidak bertahan lama. Aksi jual di sesi II menyeret IHSG terjun ke zona negatif, sempat turun 21 poin menyentuh level 2.956,889.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untungnya, aksi beli selektif menjelang penutupan perdagangan berhasil mengangkat kembali IHSG mendekati titik equilibrium. Penguatan saham-saham raksasa perbankan di akhir perdagangan menyelamatkan IHSG dari koreksi tajam.
Investor asing juga didominasi aksi beli sebesar Rp 1,058 triliun, sedangkan aksi jual sebesar Rp 982,292 miliar. Nilai pembelian bersih asing (foreign net buy) tercatat sebesar Rp 76,390 miliar.
Pada perdagangan Kamis (15/7/2010), IHSG ditutup turun tipis 0,462 poin (0,01%) ke level 2.980,597. Namun indeks LQ 45 menguat 1,109 poin (0,19%) ke level 578,550.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 103.871 kali pada volume 5,364 miliar lembar saham senilai Rp 3,258 triliun. Sebanyak 76 saham naik, 149 saham turun dan 61 saham stagnan.
Bursa-bursa regional Asia seluruhnya terjebak di zona merah dengan rata-rata penurunan lebih dari 1%:
- Indeks Shanghai turun 46,14 poin (1,87%) ke level 2.424,30.
- Indeks Hang Seng melemah 305,19 poin (1,48%) ke level 20.255,62.
- Indeks Nikkei 225 turun 109,71 poin (1,12%) ke level 9.685,53.
- Indeks Strait Times turun 6,71 poin (0,23%) ke level 2.946,10.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Petrosea (PTRO) naik Rp 600 ke Rp 12.600, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 450 ke Rp 9.500, Astra International (ASII) naik Rp 400 ke Rp 49.850, Indocement (INTP) naik Rp 350 ke Rp 16.350, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 200 ke Rp 6.300.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 900 ke Rp 33.200, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 850 ke Rp 37.750, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 300 ke Rp 18.700, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 300 ke Rp 4.500, Lonsum (LSIP) turun Rp 150 ke Rp 7.550.
Â
Â
(dro/qom)











































