Demikian hal itu dikemukakan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (15/7/2010).
"Mungkin sekitar dua bulan lagi (obligasi) selesai, nilainya US$ 1,5 miliar," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun ini, perseroan menganggarkan capex sebanyak Rp 39 triliun. Dana itu naik sebesar 56,4 persen dari capex tahun sebelumnya yang hanya sebanyak Rp 22 triliun.
Dalam aksi korporasi itu, Pertamina telah menunjuk tiga perusahaan sekuritas untuk menjadi penjamin emisi alias underwriter. Ketiganya yaitu Citigroup, HSBC, dan Credit Suisse.
(ang/dnl)











































