Saham BP tercatat langsung melonjak 7,6% setelah mengatakan berhasil mengatasi tumpahan minyak di Teluk Meksiko, untuk pertama kalinya sejak kecelakaan itu berawal pada April lalu.
Pelemahan Wall Street juga tertahan oleh penguatan signifikan dari saham Goldman Sachs. Lonjakan saham Goldman terjadi setelah Bapepam AS mengatakan mereka akan membuat pengumuman signifikan terkait Goldman. Investor pun berspekulasi Bapepam AS telah menyelesaikan dugaan kecurangan Goldman, yang terbukti benar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Kamis (16/7/201010), indeks Dow Jones ditutup hanya melemah tipis 7,41 poin (0,07%) ke level 10.359,31. Indeks Standard & Poor's 500 menguat tipis 1,31 poin (0,12%) ke level 1.096,48 dan Nasdaq melemah 0,76 poin (0,03%) ke level 2.249,08.
Mengawali perdagangan, tiga indeks saham di Wall Street tersebut terus menerus bergerak di teritori negatif. Hal itu dipicu oleh outlook dair JPMorgan Chase & Co yang tidak terlalu cerah dan data pabrikan yang mengecewakan. Departemen Tenaga Kerja mengumumkan Producer Price Index melemah selama 3 bulan berturut-turut.
"Pada intinya, Anda mendapatkan dua isu 'keterbukaan'," ujar Quincy Krosby, analis dari Prudential Financial seperti dikutip dari Reuters, Jumat (17/7/2010).
"Pengumuman dari BP dan selesainya isu Goldman, jika itu halnya, maka akan membantu pasar untuk cukup membaik," imbuhnya.
Transaksi perdagangan tidak terlalu besar dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 8,11 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.
(qom/qom)











































