Bakrie 7 Berguguran, IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru di 2.992

Bakrie 7 Berguguran, IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru di 2.992

- detikFinance
Jumat, 16 Jul 2010 16:12 WIB
Bakrie 7 Berguguran, IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru di 2.992
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencetak rekor tertinggi baru di level 2.992 justru di saat harga-harga saham Bakrie 7 rontok cukup tajam pada perdagangan akhir pekan ini.

IHSG dibuka turun tipis ke level 2.980,478 dan kemudian sempat menguat ke level 2.989,478, naik tipis 9 poin dari penutupan kemarin di level 2.980,597.

Sayangnya, penguatan tidak bertahan lama. Aksi jual selektif pada sejumlah saham unggulan menyeret IHSG jatuh ke zona merah seiring dengan tren bursa-bursa regional Asia tadi pagi yang juga didominasi koreksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untungnya, pada perdagangan sesi II, daya beli mulai kembali. Aksi beli selektif pada sejumlah saham unggulan yang sudah terkoreksi cukup dalam berhasil mengangkat kembali posisi IHSG hingga menyentuh zona positif.

IHSG pun ditutup menguat tipis namun berhasil mencetak rekor tertinggi baru di level 2.992 pada penutupan hari ini. Rekor penutupan tertinggi sebelumnya terjadi pada 14 Juli 2010 di level 2.981,059, sedangkan rekor intraday tertinggi sebelumnya di level 2.994,587 pada hari yang sama.

Sayangnya, laju kenaikan IHSG sedikit tertahan lantaran adanya sentimen negatif saham-saham Bakrie 7 yang terus didera tekanan jual akibat isu kesalahan pencatatan dalam laporan-laporan keuangan mereka.

Namun menjelang akhir perdagangan, daya beli pada saham Bakrie 7 mulai tampak dan sedikit mengurangi koreksi. Volume perdagangan saham Bakrie 7 menduduki peringkat 1 hingga 7 pada perdagangan hari ini.

Manajemen Bakrie 7 berencana menggelar paparan kepada publik pada pekan depan untuk menjelaskan duduk permasalahan terkait kisruh laporan keuangan mereka. Rencana ini diperkirakan membuat investor kembali memburu saham Bakrie 7 menjelang tutup.

Investor asing pun juga berbalik mencatat pembelian bersih setelah mencatat penjualan bersih pada perdagangan tadi pagi dengan aksi pembelian sebesar Rp 1,304 triliun serta aksi jual sebesar Rp 1,193 triliun. Nilai transaksi beli bersih (foreign net buy) sebesar Rp 110,666 miliar.

Pada perdagangan Jumat (16/7/2010), IHSG ditutup menguat 11,853 poin (0,39%) ke level 2.992,450. Indeks LQ 45 juga naik 2,522 poin (0,43%) ke level 581,072.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 97.514 kali pada volume 5,289 miliar lembar saham senilai Rp 3,614 triliun. Sebanyak 108 saham naik, 102 saham turun dan 78 saham stagnan.

Bursa-bursa regional Asia didominasi koreksi:

  • Indeks Shanghai melemah tipis 0,03 poin (0,01%) ke level 2.424,27.
  • Indeks Hang Seng naik tipis 12,25 poin (0,06%) ke level 20.267,87.
  • Indeks Nikkei 225 turun tajam 277,17 poin (2,86%) ke level 9.408,36.
  • Indeks Strait Times menguat tipis 9,98 poin (0,34%) ke level 2.953,53.


Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 850 ke Rp 34.050, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 450 ke Rp 38.200, Lonsum (LSIP) naik Rp 250 ke Rp 7.800, Astra Agro (AALI) naik Rp 200 ke Rp 18.750.

Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 200 ke Rp 6.100, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 120 ke Rp 1.700, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 100 ke Rp 9.400, Astra International (ASII) turun Rp 100 ke Rp 49.750.

 

 
(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads