PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) membeberkan alokasi dana hasil penawaran umum terbatasnya (PUT). Di bulan Februari 2010, ENRG menyelesaikan proses rights issue itu dan menerima dana sebesar Rp 4,8 triliun dari aksi korporasi tersebut.
Menurut Investor Relation ENRG Herwin Hidayat, rincian pengunaan dananya sebagai berikut, sebanyak Rp 2,5 triliun digunakan untuk melunasi utang perseroan dan biaya keuangan terkait utang tersebut, sebanyak Rp 800 miliar (dari Rp 908 miliar dana teralokasi) digunakan untuk membiayai keperluan belanja modal dan modal kerja perusahaan dan anak usaha.
Kemudian sekitar Rp 237 miliar digunakan untuk pembayaran biaya-biaya terkait dengan proses emisi PUT seperti biaya konsultan keuangan, akuntan, konsultan hukum, notaris dan lain-lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk itu, sisa dana sebesar Rp 866 miliar pada saat ini ditempatkan oleh anak usaha ENRG di Standard Chartered Bank, Singapura dan sekitar Rp 47 miliar ditempatkan di rekening-rekening operasional anak-anak usaha untuk keperluan modal kerja dan belanja modal," katanya dalam siaran pers perseroan, Minggu (18/7/2010).
Dana-dana itu akan digunakan untuk menyelesaikan pembelian 10% saham di blok Masela PSC dan membiayai keperluan belanja modal dan modal kerja perusahaan sesuai dengan rencana kerja perseroan tahun ini.
(ang/qom)










































