Bakrie 7 Bertahan, IHSG Turun 24 Poin

Bakrie 7 Bertahan, IHSG Turun 24 Poin

- detikFinance
Senin, 19 Jul 2010 12:07 WIB
Bakrie 7 Bertahan, IHSG Turun 24 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I hari ini turun 24 poin lantaran terseret sentimen bursa global. Kendati demikian, saham-saham Bakrie 7 berpeluang menguat melawan arus saham-saham lainnya.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka turun tipis ke level 2.992,155 dan kemudian merosot ke level 2.948,029, anjlok 44 poin dari penutupan akhir pekan kemarin di level 2.992,450.

Pelemahan saham-saham unggulan di berbagai sektor membuat IHSG sempat jatuh cukup dalam tadi pagi. Untungnya, sebagian saham-saham unggulan di sektor konsumsi masih diburu investor, sehingga koreksi berkurang. Koreksi saham-saham sektor pertambangan dan perbankan menjadi pendorong turun IHSG hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham Bakrie 7 yang akhir pekan lalu mengalami penurunan cukup tajam, kini bertahan di titik nol seiring meredamnya isu soal dana misterius di Bank Capital.

Menurut analis PT Reliance Securities Gina Novrina Nasution, saham-saham Bakrie 7 berpeluang menguat pada perdagangan pekan ini, terutama setelah terkoreksi tajam pekan lalu.

"Akhir pekan lalu saham-saham Bakrie 7 mengalami pelemahan di tengah penguatan IHSG dan LQ45. Selama sepekan BUMI turun 8,6%, ENRG turun 12,12%, ELTY turun 7,04%, BNBR turun 9,09%, BTEL turun 3,92%, DEWA turun 10,81%," ujar Gina saat dihubungi detikFinance.

Ia mengatakan, kisruh soal pencatatan laporan keuangan Bakrie 7 pada dasarnya tidak mempengaruhi sama sekali kinerja fundamental perusahaan, sehingga investor masih memiliki minat terhadap saham-saham Bakrie 7.

Investor asing mencatat penjualan bersih sebesar Rp 125 miliar.

Pada perdagangan Senin (19/7/2010) sesi I, IHSG ditutup turun 24,699 poin (0,82%) ke level 2.967,751. Indeks LQ 45 juga turun 5,263 poin (0,91%) ke level 575,809.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 57.454 kali pada volume 1,785 miliar lembar saham senilai Rp 1,336 triliun. Sebanyak 54 saham naik, 136 saham turun dan  59saham stagnan.

Bursa-bursa regional Asia didominasi koreksi:

  • Indeks Shanghai naik 21,09 poin (0,87%) ke level 2.445,36.
  • Indeks Hang Seng melemah 197,84 poin (0,98%) ke level 20.052,32.
  • Indeks KOSPI turun 7,76 poin (0,45%) ke level 1.730,69.



Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 400 ke Rp 34.450, Astra Agro (AALI) naik Rp 100 ke Rp 18.850, Adira Finance (ADMF) naik Rp 100 ke Rp 9.400, Kalbe Farma (KLBF) naik Rp 75 ke Rp 2.400, Unilever (UNVR) naik Rp 50 ke Rp 16.500.

Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Indo Tambang (ITMG) turun Rp 350 ke Rp 37.850, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 300 ke Rp 16.800, Indocement (INTP) turun Rp 200 ke Rp 16.250, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 200 ke Rp 5.900.

 

 
(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads