"Kebutuhan kita total kurang dari Rp 50 miliar," jelas Presiden Direktur MTSM Simon Marulali, usai RUPSLB di kantornya, Jalan Sahamhudi Jakarta, Senin (19/7/2010).
Untuk tahap awal, perseroan akan membangun apartemen di lantai 4 gedung yang Metro Pasar Baru. Pembangunan sendiri baru akan dimulai sejak peijinan dari otoritas setempat didapat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bangunan di Metro Pasar Baru sendiri, masih tetap berfungsi. Dimana pada lantai 1 hingga 3 masih diperuntukkan sebagai pertokoan.
"Kita lihat, bisnis ini baik. Lagi pula disekitar kawasan ini belum ada apartemen. Baru hotel-hotel saja. Kita utamakan yang sewa adalah pemilik toko yang sudah ada," kata Simon.
Dengan usainya pembangunan ini, MTSM meyakini dapat memperbaiki kinerja keuangan di masa yang akan datang. Hingga akhir 2010, perseroan membidik pendapatan Rp 25,45 miliar.
"Kami bidik kenaikan pendapatan 10% dari posisi akhir tahun lalu Rp 23,14 miliar. kita konservatif saja," paparnya.
Usai pembangunan di Metro Pasar Baru, perseroan menargetkan dapat mendirikan apartemen serupa di Sunter Plaza, yang juga milik MTSM. "Kita yakin bisnis properti sangat menjanjikan. Lagi pula Supermarket keuntungannya kecil," imbuh Direktur STSM Sani Juli Maruli.
(wep/dro)











































