Demikian disampaikan Corporate Secretary UNTR, Sarah Loebis saat dihubungi detikFinance di Jakarta, Selasa (20/7/2010),
"Iya kami telah menyelesaikan satu KP (kuasa pertambangan) milik ABP, dengan dana US$ 15,9 juta," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi ataupun benturan kepentingan," jelas Sara.
Ia menambahkan, untuk satu KP lain yang diincar, perseroan sedang melakukan finalisasi. "Satu lagi sedang diproses. Kami lakukan secara serial. Satu KP itu cadangannya sekitar 20 juta ton," paparnya.
Sebelumnya, Sara mengungkapkan dana yang disiapkan perseroan untuk kedua perusahaan batubara tersebut sebesar US$ 75 juta. Sumbernya berasal berasal dari sisa rights issue.
Seperti diketahui, perseroan memang terus berupaya mengambil alih dua perusahaan batubara mulai awal tahun 2009. Namun proses terbilang lama, karena tidak adanya kesepakatan harga dan kriteria lahan yang dipersyaratkan UNTR.
(wep/dnl)











































