Bapepam Ajak Pelaku Pasar Bahas Intensif Soal IPF

Bapepam Ajak Pelaku Pasar Bahas Intensif Soal IPF

- detikFinance
Selasa, 20 Jul 2010 16:59 WIB
Bapepam Ajak Pelaku Pasar Bahas Intensif Soal IPF
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menyebutkan bahwa sumber pendanaan lembaga baru Investor Protection Fund (IPF) harus dibahas secara komprehensif agar para broker bisa mengetahui perincian dana dan dipercaya tidak akan memberatkan.

"Akan kami bahas secara komprehensif, menyeluruh. Tidak hanya dana, mekanisme dan lainnya," jelas Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Nurhaida, di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD Jakarta Selasa (20/7/2010).

IPF, lanjutnya, merupakan program jangka panjang dari Bapepam-LK. Sempat memang ada wacana untuk membiayai lembaga baru ini melalui pendanaan pemerintah (APBN).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, ternyata ada opsi lain melalui penarikan dana dari anggota bursa (AB) dalam bentuk fee. Penarikan dari broker terlontar dari Direktur Pengembangan BEI Friderica Widyasari Dewi.

Friderica menegaskan bahwa pendanaan untuk penyelenggaraan fungsi IPF tidak akan diambil dari dana APBN, melainkan akan ditarik dari perusahaan efek (broker).

"Dana tidak akan memberatkan. Bukan dana dibahas belakangan. Tapi harus bersama-sama. Kita akan bahas pengelolanya siapa, perincian dana seperti apa, operasionalnya gimana," tutur Nurhaida.

Pihak Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) sendiri secara halus menolak penarikan biaya (fee) tambahan untuk dana perlindungan investor dari yang saat ini berlaku sebesar 0,04%.

"Hasil dari pembicaraan dengan teman-teman, itu tidak apa-apa asal masuk dalam fee yang selama ini ditarik bursa," ujar Ketua APEI Lily Widjaja waktu itu.

Selama ini broker yang tercatat harus menyetorkan total fee transaksi ke BEI sebesar 0,04%, terdiri dari fee 0,03% dan dana cadangan 0,01%. Lanjut Lily, jika nantinya ada pembiayaan atas IPF, seperti halnya LPS di perbankan, maka biaya akan diambil dari fee transaksi tersebut.

Itu berarti, APEI menghendaki agar dana IPF berasal dari kantong BEI bukan didanai oleh broker-broker. Sayang, dirinya masih belum berbicara banyak jika kelak pendanaan atas IPF, diluar dari fee transaksi yang selama ini ada yang artinya broker harus menyisihkan dana baru, untuk menutup operasioanal IPF.


Β 

Β 

(wep/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads