Regional : Bursa saham Asia menguat di hari Rabu, didorong oleh rally Wall Street di akhir sesi, dimana saham-saham teknologi terangkat oleh positifnya laporan keuangan Apple. Tokyo Electron (+1.7%) dan Advantest (+1.5%). Di Seoul, Samsung Electronics (+1.1%), Hynix Semiconductor (+1.3%) dan LG Display (+1.4%). Nikkei (+ 0.2%) 9,315 KOSPI (+0.78%) 1,750 S&P/ASX 200 (+0.6%) 4,428 STI (+0.19%) 2,954
Commodity: Harga minyak mentah sedikit berubah di New York setelah ekuitas naik di tengah spekulasi Federal Reserve akan mengambil langkah-langkah untuk mendorong pinjaman dan laporan industri menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah AS. Harga minyak mentah naik untuk hari kedua kemarin setelah spekulasi Federal Reserve Ben S. Bernanke mengumumkan pengurangan tingkat suku bunga untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. Bernanke akan memberikan laporan tahunan tentang kebijakan moneter kepada Komite Perbankan Senat hari ini. Persediaan minyak mentah turun minggu lalu, menurut American Petroleum Institute. WTI Crude (-0.1%) $77.5/barrel Gold (-0.0%) $1,192/t oz CPO Maly (+0.0%) RM2,490/MT Nickel (+1.7%) USD19,125/MT Tin (+1.6%) USD 18,240/MT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Economic & Industrial News
Energy: BI Dukung Pembatasan Konsumsi BBM Bersubsidi
Bank Indonesia (BI) mendukung rencana pemerintah terhadap pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada September mendatang. Pada jenis apa pun kendaraan itu, menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hartadi A Sarwono, pembatasan memang diperlukan. Ia menjelaskan, selama ini, risiko terhadap konsumsi BBM bersubsidi, memang bebannya dari tahun ke tahun semakin meningkat. Kondisi ini selain tidak baik untuk anggaran pemerintah, tentu juga berefek pada buruknya kondisi lingkungan dan efisiensi dalam berkendaraan.(vivanews/yc)
Economic: BI sediakan Rp126 triliun untuk Ramadan & Idulfitri
Bank Indonesia optimistis kebutuhan uang tunai menjelang Ramadan dan Idulfitri mencukupi karena stok yang tersedia saat ini mencapai Rp126 triliun. Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Rochadi memprediksi kebutuhan uang tunai pada saat Ramadan dan Lebaran mencapai Rp49 triliun, sehingga stok sebesar Rp126 triliun yang meliputi uang logam dan uang kertas, mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.
Economic: Agus Marto Minta Bapepam Campur Tangan
Menteri Keuangan Agus Martowardojo meminta Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) untuk menindaklanjuti masalah selisih penempatan dana perusahaan grup Bakrie di Bank Capital. Agus menyebutkan, jika kasus tersebut melibatkan perusahaan-perusahaan terbuka, maka Bapepam berkewajiban mengambil alih masalah tersebut. Setidaknya sebagai langkah awal, Bapepam bisa meminta informasi dari otoritas moneter dan otoritas bursa (Bank Indonesia dan Bursa Efek Indonesia) atau menanyakan langsung pada seluruh emiten yang terkait.
Economic: 20 BPR Masuk Pengawasan Khusus BI
Hingga Juni 2010, sebanyak 20 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) berada dalam pengawasan khusus (Special Surveilance Unit/SSU) Bank Indonesia. Bank Indonesia (BI) sudah meminta kesiapan LPS jika nantinya bank-bank tersebut harus ditutup atau diselamatkan.
Energy: Kualitas Premium Turun, Masyarakat Dipaksa Konsumsi Pertamax
Sejumlah mobil mengami kerusakan pompa bensin karena menggunakan bahan bakar premium. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menduga adanya kesengajaan yang dilakukan PT Pertamina (Persero) atau pihak tertentu untuk menurunkan kualitas premium agar orang beralih ke pertamax. Menurut Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, penurunan kualitas premium yang dilakukan pihak tertentu tersebut, tentu saja akan berimbas terhadap mesin mobil karena saat ini saja kualitas BBM di tanah air masih jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan standar internasional.
Economic: ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Asia
Bank Pembangunan Asia (ADB) kemarin menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2010 di 14 negara di kawasan Asia Timur. ADB juga menyerukan kepada pemerintah agar segera menarik dana stimulus bekerja setelah diluncurkan dua tahun lalu. Revisi oleh lembaga pemberi pinjaman berbasis di Manila itu meliputi kawasan Asia Tenggara, Greater China, dan Korea Selatan di mana pertumbuhan ekonominya diperkirakan menjadi 8,1 persen, naik dari proyeksi April 7,7 persen.Perbaikan proyeksi pertumbuhan tersebut menyusul membaiknya data pertumbuhan dari berbagai indikator ekonomi.
Corporate News
ANTM: Antam - Hangzhou Bangun Pabrik Smelter Grade Alumina US$ 1 Miliar
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) bersama Hangzhou Jinjiang Group (HJG) dari China menandatangani Perjanjian Usaha Patungan (First Amended and Restated Joint Venture Agreement/JVA) dalam proyek pembangunan pabrik Smelter Grade Alumina (SGA) di Kalimantan Barat senilai US$ 1 miliar. Pabrik SGA Mempawah terletak di Kabupaten Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, dengan kapasitas 1 juta metric ton alumina per tahun dengan mengolah 4 juta wmt bijih bauksit. Nilai proyek SGA Mempawah tersebut diperkirakan mencapai US$ 1 miliar. Antam memiliki porsi sebesar 49% dalam proyek SGA Mempawah. Sisanya HJG 51%, dengan opsi Antam dapat menambah kepemilikan dan menjadi mayoritas setelah pabrik beroperasi komersial selama tiga tahun.
JSMR: Teknologi Baru, Bayar Tol Tanpa Buka Jendela Mobil
PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tengah mengembangkan teknologi transaksi terbaru di pintu tol yang membuat pengguna jalan bahkan tidak perlu membuka jendela untuk melakukan transaksi. Menurut Direktur Utama Jasa Marga Frans Sunito, dengan adanya teknologi tersebut, maka transaksi di pintu tol tidak akan memakan waktu lama sehingga antrian pun tidak memanjang.
MEDC: Medco Energi peroleh penemuan minyak di Libia
PT Medco Energi Internasional Tbk mendapatkan tambahan penemuan minyak dari sumur N1-47/02 yang berasal dari zona Memouniat dan Top Lower Acacus dengan laju alir minyak total 3.770 barel per hari dan lebih dari 2,3 juta kaki kubik per hari gas. Direktur Proyek Medco Energi Lukman Mahfoedz mengatakan penemuan terbaru tersebut merupakan yang ke-14 di Area 47, Libia sejak dimulainya kegiatan pemboran eksplorasi di bulan September 2006. Sumur N1, katanya, terletak sekitar 25 km arah Timur Laut dari sumur temuan L1 yang baru diuji pada April lalu.
BMRI: Lapor BI, Bank Mandiri Revisi Target Kredit Jadi 20%
Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini menyatakan pihaknya bakal segera melapor kepada Bank Indonesia (BI) terkait rencana perseroan untuk merevisi target kreditnya menjadi 20 persen sepanjang tahun 2010 ini. Revisi target penyaluran kredit ini disebabkan karena target perseroan selama setahun telah tercapai di semester I. Bank Mandiri sebelumnya mematok pertumbuhan kredit hingga akhir tahun hanya sebesar 15-18 persen.
PTBA: PTBA Siap Setor Dividen Interim
Direktur Utama PT Tambang Batu Bara Bukit Asam Tbk (PTBA) Soekrisno mengaku, perusahaan tambang pelat merah yang dipimpinnya siap untuk menyetorkan dividen interim kepada pemerintah jika diminta. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebelumnya mengindikasikan akan menarik dividen interim dari perusahaan pelat merah sektor energi.
BSDE: Penjualan Tembus Rp1 Triliun
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatat penjualan senilai Rp1 triliun hingga pertengahan Juli 2010. Penjualan tersebut sekitar 50% dari target tahun ini sebesar Rp2 triliun. Segmen residensial mengontribusi sekitar Rp800 miliar atau sekitar 80% dari nilai penjualan. Sisanya berasal dari segmen komersial.
IPO: Agung Podomoro Bidik IPO Rp 2 Triliun
PT Agung Podomoro Group siap melantai di pasar modal pada akhir tahun 2010. Total nilai yang ditargetkan perseroan mencapai Rp 2 triliun terkait Initial Public Offering (IPO) ini. Saat dikonfirmasi ke pihak Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito membenarkan hal tersebut. Namun, dirinya tidak menyebut secara rinci jumlah saham yang akan dilepas. Berdasarkan sumber, Agung Podomoro membidik dana atas IPO ini sebesar Rp 2 triliun. Dana IPO akan digunakan untuk membiayai sejumlah proyek perseroan pada masa mendatang.
BTPN: Laba Bersih Naik 145% pada 2Q10
Hingga 1H10, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) mencatat total penyaluran kredit mencapai Rp19,7 triliun, tumbuh sebesar 64% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sekitar Rp12 triliun. Dana pihak ketiha (DPK) mencapai Rp22,4 triliun atau tumbuh 40% dibandingkan 1H09 sebesar Rp15,9 triliun. Melengkapi pertumbuhan DPK, pihaknya berhasil menerbitkan Obligasi BTPN II pada Mei 2010 senilai Rp1,3 triliun.
Corporate Action
- Hari ini (21/7), cum dividen tunai Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) Rp 15 per saham Ex date (22 Jul 2010)
- Hari ini (21/7), cum dividen tunai Citra Marga Nushapala P. Tbk (CMNP) Rp 10 per saham Ex date (22 Jul 2010)
- Hari ini (21/7), cum dividen tunai Asuransi Dayin Mitra Tbk (ASDM) Rp 20 per saham Ex date (22 Jul 2010)
- Hari ini (21/7), cum dividen tunai Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) Rp 1 per saham Ex date (22 Jul 2010)
- Hari ini (21/7), cum date rights issue Nusantara Infrastructure Tbk (META), rasio 168(new) : 100(old) Rp 88 per saham. Ex date (22 Jul 2010)
Earning Watch
- BTPN: Laba Bersih Naik 145% pada 2Q10
Technical Picks
- TBLA (375) - Trading Buy
- GZCO (370) - Trading Buy
- ELSA (355) - Trading Buy
- SGRO (2500) - Trading Buy
(dro/dro)











































