Mengawali perdagangan, saham-saham bergerak flat menjelang pidato tengah tahunan Bernanke di Kongres. Namun saham-saham langsung bergerak melemah dengna cepat setelah Bernanke memberikan testimoni seputar kebijakan moneter.
"Proyeksi perekonomian masih menghadapi ketidakpastian yang tidak biasa. Bank Sentral masih mempersiapkan sejumlah kebijakan lanjutan yang diperlukan guna membantu perekonomian AS," jelas Bernanke dalam pidatonya seperti dikutip dari AFP, Kamis (22/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aksi jual terjadi di pasar karena tidak ada 'obat' yang diberikan dari komentar Bernanke terhadap meningkatnya ancaman deflasi, berlebihnya kapasitas ekonomi dan gagalnya sistem kredit," ujar Joe Battipaglia, analis dari Stifel Nicolaus seperti dikutip dari Reuters.
Investor kini masih ragu-ragu untuk mengambil komitmen besar pada saham-saham sehubungan meningkatnya kekhawatiran seputar outlook perekonomian, dipicu data-data ekonomi yang mengecewakan.
"Mempertimbangkan apa yang telah dilakukan The Fed, ini menjadi peringatan ketika tiba waktunya mereka merasa perlu melakukan hal yang lebih banyak," ujar Peter Boockvar, analis dari Miller Tabak & Co.
Nasdaq merosot menyusul anjloknya saham Yahoo hingga 8,5% setelah mengungkapkan pendapatannya meleset dari perkiraan Wall Street.
Perdagangan tidak berjalan ramai, dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya 8,68 miliar lembar saha, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.
(qom/qom)











































