"Kita masuk batch 4 itu, dari 262 yang masuk 140 sudah dibayar (clear and clean). Sisanya kan 122, kita hold karena kita lakukan audit posisi keuangan," terang Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Uriep Budhi Prasetyo di gedung BEI, SCBD, Jakarta Kamis (22/7/2010).
Ia menambahkan, otoritas bursa memulai penelusan terkait posisi piutang dan utang dari Optima. Ini penting sebagai gambaran keuangan perusahaan. Uriep memasang target, dalam 2 minggu ke depan proses audit akan rampung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Audit perusahaan, lanjutnya, juga menjadi bagian dari keinginan BEI agar manajemen Optima bisa menambah modal agar penyelesaian dana nasabah yang tersangkut tidak berlarut-larut.
"Iya, itu jadi satu bagian. Kita lihat posisi piutang dalam accpunt reservable mereka yang hingga kini tercatat Rp 400 miliar," ucap Uriep.
Hingga kini, masih terdapat 139 account nasabah yang terdaftar di Optima yang belum melaporkan dananya. Nilainya mencapai Rp 21 miliar.
"Kita terus tunggu, mereka yang ajukan klaim. Bisa saja mereka tidak klaim, karena out lot karena nilainya minimum. Atau miliki piutang di Optima," imbuhnya.
Β
(wep/dro)











































