Demikian disampaikan Presiden Direktur TCID Tatsuyoshi Kitamura dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (22/7/2010).
Penjualan bersih perseroan tercatat flat, dibanding periode yang sama tahun 2009, Rp 726,3 miliar. Pasar dalam negeri mengalami kenaikan tipis 0,56% dari Rp 533,9 miliar di semester-I 2009 menjadi Rp 536,9 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beban pokok penjualan TCID tercatat naik 2,58% dari Rp 452,9 miliar menjadi Rp 464,6 miliar hingga akhir Juni 2010. Naiknya beban pokok karena bahan baku alkohol meningkat hingga 33,5%.
Hal ini menyebabkan, laba kotor perseroan turun 4,41% dari Rp 273,8 miliar menjadi Rp 261,7 miliar. Beban usaha juga naik 11,37% menjadi Rp 171,4 miliar dari posisi yang sama tahun lalu, Rp 153,9 miliar.
Dengan meningkatnya beban usaha, perseroan tidak lagi dapat membendung penurunan laba usaha 24,68%, dari Rp 119,9 miliar menjadi Rp 90,3 miliar.
Laba bersih pun ikutan turun 15,8% menjadi Rp 68,7 miliar dari posisi sebelumnya, Rp 81,6 miliar. Laba bersih per saham pun menjadi Rp 342, dari posisi semester I tahun lalu, Rp 406 per lembar.
Β
Β
(wep/dro)











































