Wall Street Semarak Berkat Kinclongnya Laporan Keuangan

Wall Street Semarak Berkat Kinclongnya Laporan Keuangan

- detikFinance
Jumat, 23 Jul 2010 07:21 WIB
Wall Street Semarak Berkat Kinclongnya Laporan Keuangan
New York - Laporan keuangan yang cukup memuaskan dari sejumlah perusahaan besar akhirnya kembali mendorong bursa Wall Street di teritori positif. Investor untuk sementara memilih untuk mengesampingkan berbagai kekhawatiran seputar terganggunya pemulihan ekonomi.

Sejumlah perusahaan mengeluarkan laporan keuangan yang mengesankan seperti 3M, UPS dan Caterpillar. Usai perdagangan, sejumlah perusahaan juga mengumumkan laporan keuangan yang baik seperti Microsoft yang menumumkan labanya melonjak 48%.

Pada perdagangan Kamis (22/7/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat 201,77 poin (1,99%) ke level 10.322,30. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 24,08 poin (2,25%) ke level 1.093,67 dan Nasdaq menguat 58,56 poin (2,68%) ke level 2.245,89.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama sesi regular, indeks-indeks utama mencatat gain terbesar dalam 2 pekan, dipimpin ileh saham United Parcel Services Inc yang menguat hingga 5,2% sekaligus memperbaiki proyeksi labanya. Perusahaan pengiriman paket itu dianggap sebagai salah satu barometer permintaan konsumen.

"UPS menuju lebih tinggi adalah tanda-tanda yang baik setelah sejumlah volume pengapalan secara langsung berhubungan dengna kekuatan ekonomi," ujar Peter Jankovskis, analisd ari OakBrook Investment seperti dikutip dari Reuters, Jumat (23/7/2010).

Saham Caterpillar Inc naik 1,7% dan 3M naik 3%, setelah keduanya menaikkan proyeksinya di semester II sekaligus memberi tanda-tanda proses pemulihan ekonomi mulai berdiri pada kaki yang kuat.

"Perusahaan-perusahaan yang berjalan baik umumnya yang memiliki pendapatan dari luar yang signifikan dan beberapa diantaranya memiliki produk yang unit," ujar Kim Caughney, analis senior dari Fort Pitt Capital Group.

Namun perdagangan masih berjalan moderat dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 8,86 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads