IHSG dibuka naik tipis ke level 3.010,315 dan kemudian menguat tajam hingga sempat menyentuh level 3.051,365, melesat 42 poin dari penutupan kemarin di level 3.009,923.
Sejak awal perdagangan, investor melakukan aksi beli massif pada saham-saham raksasa unggulan di segala sektor. IHSG pun langsung melesat tajam menembus level resistance untuk perdagangan hari ini di level 3.030. Sepanjang perdagangan, IHSG terus bertahan di atas level tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masuknya arus modal asing hingga mendekati Rp 800 miliar pada perdagangan hari ini juga menjadi pemicu naiknya IHSG cukup tinggi. Bursa-bursa regional Asia yang seluruhnya menguat, serta bursa-bursa Eropa yang dibuka menguat juga ikut memberi kontribusi pada penguatan IHSG.
Investor asing juga didominasi aksi beli sebesar Rp 1,712 triliun, sedangkan aksi jual asing sebesar Rp 922,466 miliar. Nilai transaksi beli bersih asing (foreign net buy) sebesar Rp 790,018 miliar.
Pada perdagangan Jumat (23/7/2010), IHSG ditutup naik tajam 32,097 poin (1,06%) ke level 3.042,020. Indeks LQ 45 juga naik 6,391 poin (1,09%) ke level 588,581.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 118.071 kali pada volume 6,593 miliar lembar saham senilai Rp 4,786 triliun. Sebanyak 129 saham naik, 88 saham turun dan 75 saham stagnan.
Bursa-bursa regional Asia seluruhnya menguat:
- Indeks Shanghai naik 9,62 poin (0,38%) ke level 2.572,03.
- Indeks Hang Seng naik 225,63 poin (1,10%) ke level 20.815,33.
- Indeks Nikkei 225 menguat tinggi 210,08 poin (2,28%) ke level 9.430,96.
- Indeks Strait Times naik 17,14 poin (0,58%) ke level 2.972,81.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Sari Roti (ROTI) turun Rp 100 ke Rp 1.890, Astra Otoparts (AUTO) turun Rp 100 ke Rp 15.500, XL Axiata (EXCL) turun Rp 50 ke Rp 4.100, Tri Polyta (TPIA) turun Rp 85 ke Rp 1.990. (dro/dnl)











































