Agus Marto Dukung Sanksi BEI ke 4 Emiten

Kisruh Deposito Bank Capital

Agus Marto Dukung Sanksi BEI ke 4 Emiten

- detikFinance
Jumat, 23 Jul 2010 18:54 WIB
Jakarta - Menteri Keuangan Agus Martowardojo dukung keputusan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menjatuhkan sanksi kepada empat emiten menyusul kesalahan pencatatan deposito di PT Bank Capital Tbk.

"Apa yang diputuskan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), kami yakini itu sudah merupakan suatu tindakan yang memang harus dilakukan. Jadi kami mendukung dan memahami. Selanjutnya tentu itu adalah suatu aktivitas sesuai dengan protokol dan standar proses di bursa," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (23/7/2010).
Β 
Agus Marto menilai kejadian tersebut merupakan dinamika yang terjadi di pasar bursa. Yang terpenting setiap kekeliruan yang terjadi harus segera dicari inti masalahnya untuk kemudian ditindaklanjuti dalam bentuk sanksi atau peringatan.

"Dan setelah itu kami menereruskan kegiatan seperti biasa," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejauh ini, lanjut Agus Marto, pihaknya belum melakukan pembicaraan khusus dengan para pejabat di Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) dan BEI terkait langkah tindak lanjut berikutnya dari kesalahan pencatatan deposito di PT Bank Capital Tbk tersebut.

Intinya, kasus tersebut harus dijadikan pelajaran bagi institusi-intsitusi di bawah Kementerian Keuangan untuk menjaga tata kelola yang baik.

"Saya selalu pesankan kepada Bappepam atau institusi di bawah Kemenkeu untuk selalu menjaga tata kelola yang baik. Jadi saya meyakini mereka akan menjalankan ini dengan baik," katanya.
Β 
Sebelumnya, BEI menjatuhkan surat peringatan ketiga dan sanksi denda masing-masing Rp 500 juta kepada empat emiten yang tiga di antaranya emiten Grup Bakrie, menyusul kesalahan pencatatan deposito (mismatch) di PT Bank Capital Tbk. Keempat emiten yang terkena sanksi itu adalah PT Bakrie and Brothers Tbk, PT Energi Mega Persada Tbk, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk, dan PT Benakat Petroleum Energy Tbk.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads