Demikian disampaikan Corporate Secretary ADHI Kurnadi Gularso dalam data yang diterima detikFinance di Jakarta, Selasa (27/7/2010).
"Sesuai rencana, sampai dengan semester I ini, telah terealisasi perolehan kontrak baru sebesar Rp 2 triliun," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan mengejar beberapa proyek, di antaranya, pembangkit listrik (power plant) dengan nilai Rp 1,6 triliun. Proyek ini termasuk dalam program 10.000 MW Tahap II.
"Beberapa proyek jalan tol senilai sekitar Rp 2,75 triliun dan beberapa proyek infrastruktur dan properti lainnya," tambahnya.
"Langkah yang perseroan lakukan untuk mencapai target, teknologi ACPS sebagai competitive advantage, yang sudah diterapkan di Kanci-Pejagan. Melanjutkan program efisiensi produksi dan pendirian Divisi AMP dengan tujuan optimalisasi produktivitas untuk peralatan produksi aspal," imbuhnya.
(wep/dnl)











































