PT Hero Supermarket Tbk (HERO) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 32,5 persen menjadi Rp 77,6 miliar di semester I-2010. Naiknya laba bersih ini dipicu oleh penjualan yang tumbuh 15,7 persen menjadi sebanyak Rp 3,588 triliun.
"Semua usaha dilakukan dengan baik meskipun di tengah ketatnya persaingan. Di semester kedua, kita akan melanjutkan pertumbuhan dengan mencari posisi yang paling baik dalam menghadapi tantangan," kata Presiden Direktur HERO John Callagan, dalam keterbukaan informasi di situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/7/2010).
Naiknya perolehan laba itu ditopang oleh penjualan yang tumbuh 15,7 persen menjadi sebanyak Rp 3,588 triliun, dari sebelumnya hanya Rp 3,101 triliun. Selain itu, perseroan juga mengalami peningkatan aset di semester 1-2010 menjadi Rp 2,926 triliun, dari sebelumnya hanya Rp 2,521 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, emiten berkode HERO itu telah membuka 13 gerai baru termasuk satu gerai Giant Hypermarket, dan tiga gerai Hero Supermarket. HERO saat ini memiliki lebih dari 12.800 karyawan yang melayani pelanggannya melalui 472 gerai.
Di paruh pertama tahun 2010, perseroan mengoperasikan 36 gerai Giant hypermarket, 48 gerai Hero supermarket, 66 gerai Giant supermarket, 199 gerai toko kesehatan dan kecantikan Guardian, dan 123 gerai Starmart Minimarket. (ang/dnl)










































