Mengawali perdagangan, IHSG dibuka menguat 7,563 poin (0,25%) ke level 3.049,241. Sementara Indeks LQ 45 naik 1,357 (0,23%) ke level 589,166. IHSG terus menguat dan hari ini sempat mencapai rekor tertinggi intraday di 3064,789.
Namun rekor tertinggi itu tidak berhasil dipertahankan hingga akhir perdagangan karena koreksi atas sejumlah saham unggulan seperti BRI dan Bumi Resources (BUMI). Saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tercatat paling aktif diperdagangkan setelah kemarin mengumumkan kenaikan laba hingga 63%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini berarti IHSG berhasil menggapai rekor tertingginya. Rekor tertinggi IHSG sebelumnya dicapai pada 23 Juli 2010 ketika IHSG ditutup pada level 3.042,02.
Bursa-bursa regional mayoritas juga bergerak menguat ditopang oleh optimisme membaiknya perekonomian setelah sejumlah perusahaan mengeluarkan laporan keuangan:
- Indeks Komposit Shanghai naik 58,29 poin (2,26%) ke level 2,633,66.
- Indeks Hang Seng naik 132,28 poin (0,63%) ke level 21.105,67.
- Indeks Nikkei-225 menguat 256,42 poin (2,70%) ke level 9.753,27.
- Indeks Straits Times menguat 6,68 poin (0,22%) ke level 2.986,06.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 120.294 kali pada volume 5.019,6 juta lembar saham senilai Rp 3,953 triliun. Sebanyak 128 saham naik, 77 saham turun dan 71 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat harganya di top gainer antara lain Jasa Marga (JSMR) naik Rp 250 menjadi Rp 2.550, Gajah Tunggal (GJTL) naik Rp 140 menjadi Rp 1130, PTBA naik Rp 200 menjadi Rp 17.000, Astra International (ASII) naik Rp 700 menjadi Rp 51.200, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 200 menjadi Rp 9.250.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain BRI (BBRI) turun Rp 100 menjadi Rp 9.900, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 750 menjadi Rp 19.750, Kalbe Farma (KLBF) turun Rp 50 menjadi Rp 2.400, PGN (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 4.050.
(qom/qom)











































