Menurut Presiden Direktur Bahana Eko Yuliantoro, pendapatan perseroan disumbang dari ketiga lini bisnis mereka yaitu, investment banking, sebagai porsi terbesar, kemudian disusul equity brokerage, dan yang terakhir portofolio perusahaan.
"Target harusnnya mencapai Rp 200 miliar. Tahun lalu sekitar Rp 140 miliar," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JSMR, pada kesempatan mini expose di Bursa Efek Indonesia (BEI), menyatakan nilai surat untang ini mencapai Rp 1,5 miliar. "Namun ini masih bisa upsize, tergantung rating baru. kan kita rating ulang," jelasnya.
Sementara untuk nilai obligasi Bank Riau dan PTPN V, Eko masih belum mau menyebutkan nilai pastinya. Namun untuk jangka waktu obligasi JSMR diperkirakan mencapai 10 tahun, dan untuk PTPN V, 5 tahun.
"Saya lupa angka PTPN," imbuhya.
(wep/ang)











































