Seperti dikutip dari laporan keuangan BIPI yang dipublikasikan di Jakarta, Jumat (30/7/2010), pendapatan perseroan tercatat naik tajam lebih dari 50 kali lipat, dari Rp 2,463 miliar menjadi Rp 137,458 miliar. Beban pokok juga ikut naik 568% menjadi Rp 79,464 miliar, dari posisi tahun lalu Rp 11,887 miliar.
Hal ini menyebabkan laba kotor mencatat perbaikan yang signifikan, dari sebelumnya negatif Rp 9,423 miliar di semester-I 2009, menjadi Rp 57,994 miliar. Usai terpangkas beban usaha Rp 35,71 miliar, laba usaha menjadi Rp 22,284 miliar hingga akhir Juni 2010. Padahal tahun lalu, perseroan membukukan rugi usaha Rp 18,808 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rugi sebelum hak minoritas pun mencapaiRp 25,596 miliar, meningkat 48,14% dari tahun lalu, Rp 17,278 miliar. Rugi bersih pun menjadi Rp 28,286 miliar, ikut meningkat 66.71% dari periode sebelumnya, Rp 16,967 miliar.
(wep/ang)











































