BI Akui Tahan Laju Penguatan Rupiah

BI Akui Tahan Laju Penguatan Rupiah

- detikFinance
Jumat, 30 Jul 2010 14:29 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengaku menahan laju penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang menembus Rp 8.950/US$ pada pagi hari ini. Laju penguatan rupiah ditahan agar para pelaku bisnis tidak panik.

Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono mengatakan, BI terus memantau derasnya aliran dana asing yang masuk ke Indonesia yang akhirnya membuat rupiah terus menguat.

"Data inflow (dana masuk) hari ini terus kami monitor hingga tutup sore nanti. Untuk menjaga agar jangan menguat terlalu cepat, BI telah masuk pasar untuk men-smooth out fluktuasi nilai tukar," ujarnya kepada detikFinance, Jumat (30/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hartadi mengatakan, penguatan nilai tukar rupiah ini disebabkan karena pelemahan nilai tukar dolar AS. Sehingga hampir seluruh mata uang di kawasan regional Asia ikut menguat.

"Sentimen positif dari berbagai rilis data ekonomi khususnya di Eropa meningkatkan keyakinan pemulihan ekonomi. Imbas positif terbesar dirasakan di regional Asia yang mempunyai prospek baik," tuturnya.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads