Mengawali perdagangan pekan lalu, IHSG langsung melemah mengikuti pelemahan bursa-bursa regional. Namun selanjutnya IHSG menguat menembus rekor tertingginya merespons keluarnya laporan keuangan emiten yang cukup baik.
Pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu adalah:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Senin (26/7/2010), IHSG melemah 18,321 poin (0,60%) ke level 3.023,699.
- Selasa (27/7/2010), IHSG menguat 17,979 poin (0,59%) ke level 3041,678.
- Rabu (28/7/2010), IHSG menguat 15,797 poin (0,52%) ke level 3057,475.
- Kamis (29/7/2010), IHSG menguat 39,341 poin (1,29%) ke level 3096,816.
- Jumat (30/7/2010), IHSG melemah 27,536 poin (0,89%) ke level 3069,280.
Euforia menyambut laporan keuangan emiten masih akan ada. Namun posisi IHSG yang sudah terlalu tinggi dan sebagian besar saham unggulan yang sudah jenuh beli membuka peluang profit taking. IHSG pada perdagangan Senin (2/8/2010) diprediksi akan mengalami konsolidasi dengan arah masih positif.
Investor akan menantikan rilis inflasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada siang ini. Namun analis memrediksi inflasi Juli akan tinggi seiring lonjakan harga cabai dan komoditas lainnya.
Pada akhir pekan lalu, bursa Wall Street melemah setelah keluarnya data PDB AS yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi negara adikuasa itu melemah lebih besar dari ekspektasi. Departemen perdagangan AS merilis pertumbuhan PDB AS sebesar 2,4% pada kuartal II, lebih rendah dari ekspektasi analis sebesar 2,5%.
Pada perdagangan Jumat (30/7/2010) akhir pekan lalu, indeks Dow Jones ditutup melemah tipis 1,22 poin (0,01%) ke level 10.465,94. Indeks Standard & Poor's 500 menguat tipis 0,07 poin (0,01%) ke level 1.101,60 dan Nasdaq menguat 3,01 poin (0,13%) ke level 2.254,70.
Sementara Bursa Jepang mengawali perdagangan awal pekan ini dengan kenaikan tipis. Indeks Nikkei-225 dibuka tercatat naik 45,18 poin (0,47%) ke level 9.582,48.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
Setelah mengalami rally sejak awal pekan, akhirnya IHSG ditutup melemah pada perdagangan Jumat pekan lalu menyusul penurunan yang terjadi pada bursa regional.Β Selain itu kekhawatiran akan tingginya angka inflasi yang akan diumumkan Senin (hari ini) juga menyebabkan rally indeks cenderung tertahan. Awal pekan ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed melemah seiring berakhirnya euforia laporan keuangan semester 1. Beberapa saham unggulan sudah memasuki area overbought. Selain itu PE IHSG juga sudah cukup tinggi jika dibandingkan dengan bursa lainnya. Kami proyeksikan kisaran support-resistance hari ini 3.036-3.086.
eTrading Securities:
IHSG ditutup melemah 27 point (-0.89%) dan berhasil melakukan rebound di area support dan asing pada hari jumat melakukan net sell sebesar 16 milliar, pada hari ini yang menjadi penahan indeks adalah telkom dan yang menjadi pemberat di IHSG adalah ASII yang melemah hingga 3.88% tapi berhasil menutup gap yang terjadi pada hari kamis,secara chart IHSG telah mencapai support 1 di kisaran 3054 dan masih ada potensi untuk melemah karena RSI dan stochastic masih berada dalam area overbought sehingga pada awal perdagangan ini kita akan berada dalam kisaran 3015 β 3090 dengan saham2 yang layak diperhatikan antara lain PGAS, TLKM dan ASII.
OSK Nusadana Securities Indonesia:
IHSG hari ini diperkirakan cenderung konsolidasi dengan perkiraan support sementara antara level di 3,058.49. Sementara resistance di 3,082.88 dengan daily risk di level 45.07 %.
Indikator MFI Optimized masih cenderung terkoreksi namun sudah relatif terbatas dengan mencoba test support trendline dengan batas level koreksi normal di S4 (3,034.09).
(qom/qom)











































