Mengawali perdagangan preopening, IHSG sempat naik tipis 4,241 poin (0,14%) ke level 2.977,897. Namun memasuki pembukaan perdagangan, IHSG langsung melemah 3,808 poin (0,13%) ke level 2969,848.Β
Setelah itu, IHSG langsung berbalik arah dan menguat tajam menembus lagi level 3000. IHSG sepanjang sesi I mencapai titik tertingginya di 3001,12. Namun mendekati penutupan perdagangan sesi I, IHSG kembali terbentur ke zona negatif seiring koreksi besar yang menyambangi saham PT Astra International Tbk (ASII).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara bursa-bursa regional hingga siang ini juga terkulai di teritori negatif.
- Indeks Hang Seng melemah tipis 1,87 poin (0,01%) ke level 21.455,79.
- Indeks Nikkei-225 melemah 205,00 poin (2,11%) ke level 9.489,01.
- Indeks Straits Times melemah 10,45 poin (0,35%) ke level 3004,32.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 72.956 kali pada volume 2.020 juta lembar saham senilai Rp 2,1 triliun. Sebanyak 91 saham naik, 86 saham turun dan 60 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1.100 menjadi Rp 46.400, Indofood (INDF) turun Rp 125 menjadi Rp 4.200, International Nickel (INCO) turun Rp 100 menjadi Rp 4.250, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 100 menjadi Rp 8.650, Kalbe Farma (KLBF) turun Rp 100 menjadi Rp 2.275.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain BRI (BBRI) naik Rp 50 menjadi Rp 9.100, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 5.700, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 8.100, London Sumatera Indonesia (LSIP) naik Rp 300 menjadi Rp 9.100.
(qom/qom)











































