Saham Bank Bikin Kuat IHSG

Saham Bank Bikin Kuat IHSG

- detikFinance
Rabu, 04 Agu 2010 16:12 WIB
Saham Bank Bikin Kuat IHSG
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuat gerak yang sangat fluktuatif pada perdagangan hari ini di tengah ramainya kabar redenominasi dan keputusan BI mempertahankan BI Rate di level 6,5%.

Namun IHSG akhirnya berhasil ditutup menguat meski gagal mempertahankan level psikologis 3.000. Penguatan IHSG terutama disokong oleh saham-saham perbankan dan Telkom.

Mengawali perdagangan preopening, IHSG sempat naik tipis 4,241 poin (0,14%) ke level 2.977,897. Namun memasuki pembukaan perdagangan, IHSG langsung melemah 3,808 poin (0,13%) ke level 2969,848. Setelah itu, IHSG langsung berbalik arah dan menguat tajam menembus lagi level tertingginya di 3001,12.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendekati penutupan perdagangan sesi I, IHSG kembali terbentur ke zona negatif seiring koreksi besar yang menyambangi saham PT Astra International Tbk (ASII) sehingga akhirnya pada sesi I, IHSG ditutup melemah tipis 1,953 poin (0,07%) ke level 2971,703.

Memasuki sesi II, IHSG bergerak sangat fluktuatif dengan volume transaksi yang cukup besar. Namun mendekati detik-detik terakhir penutupan, IHSG akhirnya berhasil menguat signifikan.

Pada perdagangan Rabu (4/8/2010), IHSG akhirnya ditutup menguat 9,591 poin (0,32%) ke level 2983,247. Indeks LQ 45 juga menguat 0,805 poin (0,14%) ke level 568,915.

Bursa-bursa Asia cukup variatif pada perdagangan hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai menguat tipis 11,52 poin (0,44%) ke level 2.638,52.
  • Indeks Hang Seng menguat 92,22 poin (0,43%) ke level 21.549,88.
  • Indeks Nikkei-225 melemah 204,67 poin (2,11%) ke level 9.489,34.
  • Indeks Straits Times melemah 15,50 poin (0,51%) ke level 2.999,27.
  • Indeks Komposit Seoul melemah 1,34 poin (0,07%) ke level 1.789,26.

Perdagangan berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 112.143 kali pada volume 4.891 juta lembar saham senilai Rp 4,397 triliun. Sebanyak 98 saham naik, 89 saham turun dan 77 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1000 menjadi Rp 46.500, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 150 menjadi Rp 8.600, International Nickel (INCO) turun Rp 100 menjadi Rp 4.250, PTBA turun Rp 100 menjadi Rp 16.200.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain BRI (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 9.200, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 150 menjadi Rp 5.800, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 8.100, BNI (BBNI) naik Rp 50 menjadi Rp 2.975, London Sumatera Indonesia (LSIP) naik Rp 350 menjadi Rp 9.150, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 100 menjadi Rp 5.200.


(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads