Rupiah Menguat 1,07% Selama Juli

Rupiah Menguat 1,07% Selama Juli

- detikFinance
Kamis, 05 Agu 2010 07:14 WIB
Rupiah Menguat 1,07% Selama Juli
Jakarta - Sepanjang Juli 2010, nilai tukar rupiah secara rata-rata menguat 1,07%. Rupiah menutup posisinya pada level Rp 8.949 per dolar AS di akhir Juli atau berarti menguat 1,24% dibandingkan dengan Juni 2010.

Demikian disampaikan Bank Indonesia (BI) dalam laporan Tinjauan Kebijakan Moneter yang dikutip detikFinance, Kamis (5/8/2010).

BI dalam laporan tersebut menyebutkan, apresiasi rupiah di bulan Juli 2010 disertai dengan volatilitas yang menurun. Tingkat volatilitas rupiah  selama bulan Juli 2010 mencapai 0,19%, lebih rendah dibandingkan dengan  bulan sebelumnya yang mencapai 0,51%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Stabilnya pergerakan rupiah tersebut antara lain disumbang oleh stabilnya kondisi global dan efektivitas kebijakan BI antara lain  melalui kebijakan one month holding period SBI sejak 7 Juli 2010," ujar laporan tersebut.

Sementara dari sisi eksternal, kondisi perekonmian global yang membaik  mendorong kinerja rupiah. Searah dengan kondusifnya pasar keuangan  global, mayoritas nilai tukar global bergerak menguat terhadap dolar AS.

Sentimen terhadap krisis utang Eropa sedikit mereda menyusul rilis indikator perekonomian kawasan Eropa yang masih menunjukkan perbaikan dan rilis hasil stress test perbankan Eropa yang lebih baik dari perkiraan pasar.

"Relatif kondusifnya pasar keuangan global kembali memperbaiki minat berinvestasi investor global untuk menanankan dananya di kawasan emerging market, temasuk Indonesia," jelas laporan tersebut.

Dari sisi domestik, solidnya fundamental perekonomian domestik mendorong perbaikan indikator risiko investasi Indonesia. Pada akhir Juli 2010,  yield spread Global Bond Indonesia dengan US T-Note turun ke 210 bps.

Kepercayaan terhadap surat utang Indonesia juga meningkat, seperti tercermin pada turunnya CDS Indonesia sebesar 36 bps ke level 153 bps di akhir bulan laporan.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads