Saham Astra bangkit, sementara saham perbankan rebound setelah sempat terkena tekanan karena kekhawatiran kenaikan BI Rate menyusul tingginya inflasi.
Mengawali perdagangan preopening, IHSG dibuka naik 15,805 poin (0,53) ke level 2.999,052. IHSG melanjutkan penguatannya dan dibuka langsung melompat 29,471 poin (0,99%) ke level 3.012,718.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa-bursa Asia hingga siang ini cukup variatif:
- Indeks Hang Seng melemah 9,85 poin (0,05%) ke level 21.540,03.
- Indeks Nikkei-225 menguat 122,91 poin (1,30%) ke level 9.612,25.
- Indeks Straits Times menguat tipis 5,31 poin (0,18%) ke level 3007,18.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 56.839 kali pada volume 2.177 juta lembar saham senilai Rp 1,912 triliun. Sebanyak 144 saham naik, 32 saham turun dan 65 saham stagnan.
Saham-saham perbankan yang naik harganya antara lain BRI (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 9.350, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 5.850, BTN (BBTN) naik Rp 30 menjadi Rp 1.890, BCA (BBCA) naik Rp 250 menjadi Rp 6.600, BNI (BBNI) naik Rp 25 menjadi Rp 3000.
Saham-saham lain yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 1600 menjadi Rp 48.100, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 950 menjadi Rp 20.150, United Tractor (UNTR) naik Rp 650 menjadi Rp 19.650, London Sumatera Indonesia (LSIP) naik Rp 450 menjadi Rp 9.600.
Sedangkan saham-saham yang mengalami koreksi antara lain Bumi Resources (BUMI) turun Rp 20 menjadi Rp 1690, Bakrieland Development (ELTY) turun Rp 1 menjadi Rp 126, Indosat (ISAT) turun Rp 25 menjadi Rp 4,675.
(qom/qom)











































