Sebenarnya, saham-saham di Wall Street memperlihatkan kinerja yang bagus karena laporan keuangan yang mengkilap dari para emiten.
"Setelah laporan kinerja perusahaan meningkat, muncul kekecewaan dari kondisi perekonomian yang ternyata tidak berubah dari sisi ketenagakerjaan," ujar Analis Peter Kenny seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (7/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tingkat pengangguran ini menjadi berita buruk di negara tersebut, sehingga langsung membuat saham-saham berjatuhan.
Pada perdagangan Jumat, indeks saham Dow Jones turun 21,42 poin (0,2%) menjadi 10.653,56, indeks S&P 500 turun 4,17 poin (0,37%) menjadi 1.121,64, dan indeks Nasdaq turun 4,59 poin (0,2%) menjadi 2.288,47.
Sementara selama satu pekan ini, indeks Dow Jones dan S&P 500 menunjukkan kenaikan 1,8%, sedangkan indeks saham Nasdaq naik 1,5%.
(dnl/dnl)











































