Demikian disampaikan Direktur Keuangan Reynaldi Hermansjahsaat ditemui dalam BUMN Award di Hotel Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta Jumat (6/8/2010) malam.
"Itu sindikasi dari Mandiri, Bahana sama Danareksa. Minggu kita akan ajukan," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih Rp 1,5 triliun. Sebelum triwulan-IV ini," jelasnya.
Hingga akhir tahun, pendapatan BUMN jalan tol ini diperkirakan mencapai Rp 4,2 triliun, naik 20-25% dari tahun 2009 yang sebesar Rp 3,6 triliun.
Peningkatan ini, lanjut Reynaldi sudah memperhitungkan dua ruas tol yang siap dioperasikan di akhir 2010, Surabaya-Mojokerto seksi I dan Ungaran-Semarang seksi pada September 2010.
"Semua investasi jalan tol yang kami bangun, pakai dana pinjaman perbankan. Dari tujuh ruas semuanya sudah inplace, dan akan cair saat kontruksi dan pembebasan lahan tuntas," paparnya.
Sementara itu, atas rencana akuisisi dua ruas tol perseroan, yaitu JORR II dan Jawa Timur, sudah dalam tahap final. Total panjang ruas tol yang diincar Jasa Marga mencapai 50 km.
"Kita pakai dana internal. Berapanya belum bisa disebut. Kan lagi tawar menawar," ucapnya.
(wep/dnl)











































