Berau Dapat Pernyataan Efektif IPO

Berau Dapat Pernyataan Efektif IPO

- detikFinance
Senin, 09 Agu 2010 10:37 WIB
Berau Dapat Pernyataan Efektif IPO
Jakarta - PT Berau Coal Energy Tbk telah mendapat penyataan efektif dari Bapepam-LK dan siap mencatatkan saham perdananya di 19 Agustus 2010. Perseroan akan melepas 3,5 miliar saham ke publik di harga Rp 400 per lembar dengan target dana IPO Rp 1,4 triliun.

"Sudah dapat efektif sejak Jumat kemarin," jelas Kepala Biro Penilaian Keuangan Sektor Riil Anis Baridwan kepada detikFinance di Jakarta, Senin (9/8/2010).

Menurut salah satu perwakilan PT Danatama Makmur, Jony yang ditemui detikFinance akhir pekan lalu di kantor Bapepam-LK, hasil penawaran umum (bokkbuilding) Berau Coal Energy sangat baik. Ini terbukti telah terjadi oversubscribe 4 kali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita roadshow ke Singapura, Hongkong dan AS. Cukup baik, sampai over 4 kali. Harga sudah pasti Rp 400, harga tertinggi," jelas Jony.

Usai pelaksanaan roadshow, hari ini Danatama, selaku penjamin emisi siap menyerahkan dokumen ke Bapepam-LK. Jumlah saham yang dilepas saat IPO ini pun, mencapai 3,5 miliar saham, atau 50% lebih rendah dari target awal 7 miliar saham. Dengan mangacu pada nilai tersebut maka, dana yang akan diperoleh Berau mencapai Rp 1,4 triliun.

Dana yang didapat akan digunakan. untuk akuisisi Maple Holdings Ltd serta belanja perseroan. Berau Energy akan mengucurkan dana kepada kepada anak usahanya, Seacoast Offshore Inc, dalam rangka akuisisi 100% saham Maple.

Nilai akuisisi 100% saham Maple ditaksir mencapai US$ 206,023 juta atau Rp 1,923 triliun. Hasil dana IPO ini, perseroan juga akan melakukan pembiayaan akuisisi Seacoast sebesar 8%, sedangkan sisanya sebesar 92% untuk capex perseroan. Atas IPO ini, perseroan menunjuk PT Recapital Securities dan PT Danatama Makmur sebagai penjamin emisi.

Perseroan semula memperkirakan perolehan pernyataan efektif IPO pada 6 Agustus 2010. Masa penawaran pada 10-12 Agustus 2010. Pencatatan di BEI (listing) pada 19 Agustus 2010.

 

 

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads