IHSG dibuka turun tipis ke level 3.057,548 dan kemudian balik arah menguat ke level 3.082,785, naik 22 poin dari penutupan akhir pekan kemarin di level 3.060,593.
Pada awal perdagangan, IHSG sempat jatuh ke zona merah lantaran terseret sentimen bursa-bursa regional Asia yang didera aksi jual. Untungnya, aksi beli selektif berhasil mengangkat IHSG ke zona positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aktivitas investor asing juga didominasi aksi beli sebesar Rp 246,176 miliar.
Pada perdagangan Senin (9/8/2010), IHSG ditutup menguat 22,005 poin (0,71%) ke level 3.082,598. Indeks LQ45 juga menguat 4,574 poin (0,78%) ke level 588,213.
Sementara nilai tukar rupiah ditutup stabil di level 8.930 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 8.940 per dolar AS.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 89.361 kali pada volume 2,895 miliar lembar saham senilai Rp 2,983 triliun. Sebanyak 118 saham naik, 82 saham turun dan 85 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia bergerak variatif:
- Indeks Shanghai naik 14,14 poin (0,53%) ke level 2.672,53.
- Indeks Hang Seng menguat 122,79 poin (0,57%) ke level 21.801,59.
- Indeks Nikkei-225 turun 69,63 poin (0,72%) ke level 9.572,49.
Saham-saham lain yang naik harganya di top gainer antara lain Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 1.100 ke Rp 18.050, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 450 ke Rp 39.150, Astra Agro (AALI) naik Rp 250 ke Rp 21.450, BRI (BBRI) naik Rp 150 ke Rp 9.550.
Sedangkan saham-saham yang mengalami koreksi antara lain Petrosea (PTRO) turun Rp 300 ke Rp 16.000, Indomobil (IMAS) turun Rp 250 ke Rp 1.000, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 150 ke Rp 18.850, Lonsum (LSIP) turun Rp 100 ke Rp 9.700.
Β
(dro/qom)











































