Pembayaran Dividen Emiten Naik 15,78%

Pembayaran Dividen Emiten Naik 15,78%

Indro Bagus - detikFinance
Selasa, 10 Agu 2010 17:29 WIB
Jakarta - Pembayaran dividen emiten-emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada para investornya mengalami peningkatan 15,78% sepanjang semester I-2010. Pembagian dividen berdenominasi rupiah naik 16,21%, sedangkan pembayaran dividen dalam dolar AS menurun 20,22%.

Demikian seperti dikutip detikFinance dari data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Selasa (10/8/2010).

Total nilai dividen yang dibagikan dalam mata uang rupiah tercatat sebesar Rp 23,73 triliun di semester I-2010, naik 16,21% dari periode yang sama tahun 2009 sebesar Rp 20,42 triliun. Selain dalam mata uang rupiah, sejumlah emiten tercatat membagikan dividen dalam denominasi dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Total nilai dividen yang dibagikan dalam dolar AS tercatat sebesar US$ 16,02 juta di semester I-2010, menurun 20,22% dari periode yang sama tahun 2009 sebesar US$ 20,08 juta.

Dengan asumsi kurs rupiah terhadap dolar AS yang digunakan untuk tahun 2010 sebesar US$ 1 = Rp 9.000, maka total pembagian dividen emiten di semester I-2010 mencapai Rp 23,874 triliun. Sementara untuk tahun 2009, dengan asumsi kurs US$ 1 = Rp 10.000, maka total dividen yang dibagikan emiten sebesar Rp 20,620 triliun.

Itu berarti, pertumbuhan nilai pembagian dividen emiten di BEI mencapai 15,78% pada semester I-2010 berbanding semester I-2009.

Sedangkan untuk pembayaran bunga dan pokok surat utang atau obligasi yang diterbitkan emiten kepada investor-investornya mengalami penurunan sebesar tajam di semester I-2010.

Pembayaran bunga dan pokok obligasi dalam denominasi rupiah tercatat sebesar Rp 19,13 triliun di semester I-2010, turun 36,40% dari periode yang sama 2009 sebesar Rp 30,08 triliun. Sedangkan pembayaran bunga dan pokok obligasi yang dilakukan dalam dolar AS mengalami peningkatan 60,67% dari US$ 4,73 juta di semester I-2009 menjadi US$ 7,60 juta di semester I-2010.

Data ini menunjukkan kalau emisi obligasi berdenominasi dolar AS mengalami peningkatan di 2010 ketimbang emisi obligasi berdenominasi rupiah yang justru menurun di 2010.

Dengan mengacu pada asumsi kurs yang sama di atas, maka pembayaran bunga dan pokok obligasi di semester I-2010 total sebesar Rp 19,198 triliun, turun 36,27% dari semester I-2009 sebesar Rp 20,620 triliun.

Secara total, pembayaran dividen, bunga dan pokok obligasi di semester I-2010 tercatat sebesar Rp 43,072 triliun, turun 15,12% dari periode yang sama tahun 2009 sebesar Rp 30,127 triliun.

(dro/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads