PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) mendapat dana sekitar US$ 1 miliar dari 3 aksi korporasi yang dilakukan dalam waktu hampir bersamaan. Credit Suisse dan Deutsche Bank yang telah mencairkan US$ 850 juta, melengkapi dana yang didapat dari hasil IPO Berau sebesar US$ 150 juta.
"Total dana yang diperoleh Berau dari penerbitan obligasi, pinjaman bank serta IPO mencapai US$ 1 miliar," kata Executive Vice President Investment Banking PT Danatama Makmur, Vicky Ganda Saputra di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (11/8/2010).
Perseroan telah menerbitkan obligasi senilai US$ 450 juta, kemudian disusul pinjaman dari perbankan yang didapat sebanyak US$ 400 juta. Dua utang yang digalang oleh Credit Suisse dan Deutsche Bank ini mencapai US$ 850 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari penawaran 3,4 miliar saham baru (initial public offering/IPO) di harga Rp 400 per saham, perseroan akan memperoleh dana Rp 1,36 triliun atau sekitar US$ 151 juta.
"Dana hasil IPO akan digunakan untuk akuisisi Maple US$ 25 juta, sedangkan US$ 126 juta untuk capex," tambahnya.
Sehingga total dana yang akan diperoleh Berau mencapai US$ 1 miliar dan akan digunakan untuk refinancing sebesar US$ 600 juta, akuisisi 100% saham Maple Holdings Ltd melalui Seacoast Offshore Inc (anak usaha Berau) US$ 200 juta dan capex (belanja modal) sebesar US$ 201 juta.
PT Danatama Makmur dan PT Recapital Securities bertindak selaku penjamin emisi IPO. Pernyataan efektif IPO dari Bapepam-LK telah diperoleh pada 6 Agustus 2010.
Rencananya, jadwal pencatatan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Agustus 2010.
(wep/ang)











































