Wall Street terpuruk setelah sehari sebelumnya Bank Sentral AS (Federal Reserve) mengingatkan proses pemulihan ekonomi AS telah melambat sehingga diperlukan stimulus tambahan.
Pada perdagangan Rabu (11/8/2010), indeks Dow Jones ditutup merosot 265,42 poin (2,49%) ke level 10.378,83. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 31,59 poin (2,82%) ke level 1.089,47 dan Nasdaq melemah 68,54 poin (3,01%) ke level 2.208,63.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menambah likuiditas ke sistem dengan mengatakan akan membeli surat-surat berharga tidak akan membantu rata-rata orang di jalanan. Ini tidak akan menciptakan lapangan kerja dan sektor perumahan," ujar Robert Pavlik, kepala analis dari Banyan Partners LLC seperti dikutip dari Reuters, Kamis (12/8/2010).
Di Nasdaq, saham Cisco System Inc merosot hingga 2% menjadi US$ 23,73 selama sesi regular, dan ditambah merosot 7,9% pada sesi tambahan setelah mengumumkan pendapatan yang lebih rendah dari ekspektasi.
Sementara komponen Dow Jones, Disney Co turun hingga 3% menjadi US$ 34,22 meski telah melaporkan pendapatan yang melebihi ekspektasi.
Perdagangan berjalan cukup moderat dengan volume perdagangan di New York Stock Exchange mencapai 8,52 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.
(qom/qom)











































