IHSG dibuka turun tipis ke level 3.034,2388 dan langsung melorot tajam ke level 2.993,769, turun 42 poin dari penutupan kemarin di level 3.035,318.
Mengawali perdagangan, aksi jual massif sempat membuat IHSG terpuruk tajam. Tak ada saham unggulan yang bertahan di zona hijau. IHSG pun sempat terjun ke bawah level 3.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Transaksi jual beli asing juga tergolong masih dalam taraf wajar. Aksi jual bersih asing sebesar Rp 50 miliar.
Pada perdagangan Kamis (9/8/2010) sesi I, IHSG ditutup turun 14,352 poin (0,47%) ke level 3.020,966. Indeks LQ45 juga melemah 3,361 poin (0,58%) ke level 574,360.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 44.357 kali pada volume 1,861 miliar lembar saham senilai Rp 1,347 triliun. Sebanyak 58 saham naik, 128 saham turun dan 73 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia seluruhnya melemah terseret koreksi tajam indeks Dow Jones kemarin malam:
- Indeks Shanghai turun 19,57 poin (0,75%) ke level 2.587,93.
- Indeks Hang Seng anjlok 307,44 poin (1,44%) ke level 20.987,10.
- Indeks Nikkei-225 anjlok 172,77 poin (1,86%) ke level 9.120,08.
- Indeks Strait Times turun 28,25 poin (0,96%) ke level 2.921,01.
Saham-saham lain yang naik harganya di top gainer antara lain Goodyear (GDYR) naik Rp 800 ke Rp 13.450, Astra International (ASII) naik Rp 450 ke Rp 47.250, Indomobil (IMAS) naik Rp 390 ke Rp 1.950, Lonsum (LSIP) naik Rp 350 ke Rp 9.550.
Sedangkan saham-saham yang mengalami koreksi antara lain United Tractors (UNTR) turun Rp 300 ke Rp 18.850, Astra Agro (AALI) turun Rp 250 ke Rp 20.300, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 250 ke Rp 35.700, Indocement (INTP) turun Rp 250 ke Rp 16.050.
Â
Â
(dro/qom)










































