Menurut salah satu sumber di Kementerian BUMN, Garuda mencatat penurunan laba di semester I-2010 menjadi hanya sebesar Rp 100 miliar, dibandingkan laba para periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 600 miliar.
"Labanya (Garuda) turun jadi hanya sekitar Rp 100 miliar di semester I-2010," kata sumber tersebut, Kamis (12/8/2010) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Garuda tetap on schedule, kita akan persiapkan semua kebutuhannya. Saat ini sudah ada penjamin emisi yang diajukan," kata Mustafa.
Sementara mengenai turunnya laba bersih Garuda, Deputi Privatisasi Kementerian BUMN Mahmudin Yasin mengatakan, hal tersebut sudah menjadi siklus tahunan perusahaan penerbangan. Di awal tahun memang selalu rendah, namun di akhir tahun labanya kembali menanjak.
"Kinerja Juli jauh lebih baik daripada semester I. Ini kita harap terus membaik hingga akhir tahun. Jangan jadi alasan sehingga go public tertunda," imbuhnya.
Yasin menambahkan, pihaknya optimistis rencana pelepasan saham Garuda bisa berjalan dengan lancar di sekitar bulan November atau Desember.
(ang/qom)











































