Demikian disampaikan Ketua Asosiasi Pengelola Reksadana Indonesia (APRDI) Abiprayadi Riyanto saat pelatihan pasar modal di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) SCBD, Jakarta, Jumat (13/8/2010).
"Bisa terus tumbuh, dengan adanya konsensus indeks, yang mengangkat equity funds," jelas Abi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dari Juli tumbuhnya, 15%. tapi kalau dibandingkan hingga akhir tahun 2009, bisa 30%," ucapnya.
Menurut Abi, dengan indeks yang akan bertumbuh di level 3.400, semakin menegaskan kepercayaan diri investor dalam menginvestasikan dana di reksa dana saham.
Secara keseluruhan, AUM industri reksadana di Indonesia pada tahun 2010, akan mencapai Rp 140,162 triliun. Ini tercatat meningkat hampir 30% dari posisi tahun lalu yang mencapai Rp 116,732 triliun.
Hingga akhir Juli 2010, selain saham yang mengalami pertumbuhan, reksa dana lain juga ikut tumbuh. Diantaranya, reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana terproteksi dan syariah.
Reksa dana pasar uang tumbuh mencapai Rp 7,551 triliun sampai akhir Juli 2010, kemudian disusul dengan reksa dana pendapatan tetap Rp 23,053 triliun. Sementara reksa dana terproteksi Rp Rp 37,128 triliun dan reksa dana syariah Rp 3,708 triliun.
(wep/ang)











































