"Sampai akhir tahun, AUM bisa Rp 18 triliun," ujar Direktur Utama MMI Abi Prayadi Riyanto di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD Jakarta, Jumat (13/8/2010).
Ia menambahkan, hingga akhir Juli 2010 total dana kelolaan mencapai Rp 16,9 triliun. Angka ini akan bertambah, dengan penambahan 8 produk baru hingga akhir 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat produk reksadana lain, yakni Mandiri Terproteksi Dana Pendapatan Berkala 16, 17, 18 dan 19. "Kita sudah 16 produk. Akan ada 8 produk lagi. Per bulannya rata-rata kami luncurkan dua produk baru," jelas Abi.
Seluruh produk yang akan meluncur asal MMI berjenis terproteksi. Pasalnya, ini adalah instrumen yang paling diminati investor dan lebih mudah dalam memasarkannya.
"Terproteksi semua. Mudah-mudahan ada delapan lagi. Tinggal jual saja. Ada yang jatuh tempo atau produk baru," kata Abi.
Sebagai penjamin (underlying), Mandiri Manajemen Investasi masih memilih produk SBN (surat berharga negara). Sementara untuk surat utang korporasi, meskipun ada namun porsinya sangat kecil.
Â
Â
(wep/dro)











































