"Masih on track penjualan 5 ribu alat berat akan tercapai di tahun ini," kata Corporate Secretary UNTR Sara K Loebis kepada detikFinance di Jakarta, Senin (16/8/2010).
Ia menambahkan, hingga semester-I 2010 penjualan alat berat sudah melebihi 2.500 unit. Kontribusi penjualan excavator masih didominasi bermesin kecil dan menengah. Porsinya mencapai 80%, sisanya bermesin besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tahun 2009, perseroan menjual 3.111 unit alat berat. Jika mengacu pada angka tersebut, maka terjadi pertumbuhan 60,72% hingga akhir tahun ini. UNTR pun di awal tahun telah meluncurkan excavator seri PC 200-8, PC 400-8 dan PC 130-8, guna mendukung penjualan alat berat perseroan.
Presiden Direktur UNTR, Joko Pranoto sebelumnya menargetkan, PC 200-8 mulai dipasarkan di harga jual US$ 111 ribu atau setara dengan Rp 1 miliar. Perseroan yakin target ini dapat seluruhnya terserap, khususnya untuk pasar Agrobisnis, dan pertambangan skala kecil menengah.
Â
Â
(wep/dro)











































