IHSG Bergerak Stagnan di Awal Pekan

IHSG Bergerak Stagnan di Awal Pekan

- detikFinance
Senin, 16 Agu 2010 16:07 WIB
IHSG Bergerak Stagnan di Awal Pekan
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya hanya ditutup turun tipis 0,4 poin pada perdagangan awal pekan. Pembalikan arah bursa-bursa regional Asia ikutan mengangkat IHSG dari titik terendahnya.

IHSG dibuka turun tipis ke level 3.052,911 dan kemudian sempat melemah ke level 3.032,425, turun 21 poin dari penutupan akhir pekan kemarin di level 3.053,010.

Sejak awal perdagangan, IHSG berada dalam tekanan jual dan terus bertahan di zona negatif. Meski sempat memasuki teritori positif, namun tekanan jual terus pada akhirnya mengembalikan IHSG ke zona merah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya indeks saham-saham sektor konsumsi dan aneka industri yang masih menguat. Sisanya berkutat di zona merah. Koreksi saham sektor perkebunan dan batubara menjadi penekan utama IHSG.

Menjelang penutupan terjadi pertarungan keras antara kubu penjual dan pembeli. Penguatan mendadak indeks-indeks saham sektoral berhasil membuat IHSG hanya turun tipis pada perdagangan awal pekan.

Transaksi asing didominasi aksi beli sebesar Rp 6,164 triliun dengan transaksi jual asing sebesar Rp 6,080 triliun. Nilai transaksi beli bersih (foreign net buy) sebesar Rp 84,132 miliar.

Pada perdagangan Senin (16/8/2010), IHSG ditutup turun melemah tipis 0,411 poin (0,01%) ke level 3.052,599. Indeks LQ45 juga melemah 0,380 poin (0,06%) ke level 579,554.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar hanya 70.729 kali pada volume 7,875 miliar lembar saham senilai Rp 8,098 triliun. Sebanyak 81 saham naik, 125 saham turun dan 83 saham stagnan.

Besarnya volume dan nilai transaksi ini disebabkan adanya transaksi crossing atas 19,67% saham CIMB Niaga (BNGA) yang dilakukan oleh CIMB Group yang merealisasikan pembelian dari Khazanah Nasional Berhad senilai Rp 5,438 triliun.

Bursa-bursa Asia sebagian sudah berbalik arah ke zona positif meski masih diselimuti keraguan:

  • Indeks Shanghai naik tajam 59,01 poin (2,11%) ke level 2.661,71.
  • Indeks Hang Seng naik 40,55 poin (0,19%) ke level 21.112,12.
  • Indeks Nikkei-225 melemah 56,79 poin (0,61%) ke level 9.196,67.
  • Indeks Strait Times turun tipis 5,10 poin (0,17%) ke level 2.934,87.

Saham-saham lain yang naik harganya di top gainer antara lain BTPN naik Rp 1.350 ke Rp 11.750, Indomobil (IMAS) naik Rp 225 ke Rp 2.500, Mayora Indah (MYOR) naik Rp 200 ke Rp 7.850, United Tractors (UNTR) naik Rp 150 ke Rp 19.150.

Sedangkan saham-saham yang mengalami koreksi antara lain Anker Bir (DLTA) turun Rp 1.000 ke Rp 90.000, Astra Agro (AALI) turun Rp 350 ke Rp 20.100, Astra Otoparts (AUTO) turun Rp 250 ke Rp 17.200.

 

 
(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads