Bayan Operasikan Kembali Tambang Wahana Baratama

Bayan Operasikan Kembali Tambang Wahana Baratama

- detikFinance
Senin, 16 Agu 2010 18:16 WIB
Bayan Operasikan Kembali Tambang Wahana Baratama
Jakarta - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengumumkan pengoperasian kembali tambang PT Wahana Baratama Mining (WBM) usai berakhirnya keadaan kahar berupa tergenang air lantaran curah hujan yang tinggi.

Demikian disampaikan dalam siaran pers perseroan, Senin (16/8/2010).

"Saat ini pit utama yang memproduksi batubara masih tergenang air, tetapi ketinggian air telah berkurang sehingga memungkinkan WBM melakukan kegiatan penggalian pada bagian Timur dan Barat," ujar Direktur Utama BYAN, Eddie Chin Wai Fong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eddie mengatakan, WBM terus melakukan upaya untuk mengoperasikan kembali tambangnya secara normal. "Produksi dan pengiriman batubara dari tambang Bayan lainnya tetap berlangsung seperti biasa selama terjadinya gangguan pada tambang WBM," jelasnya.

Tambang WBM berhenti beroperasi sejak 22 Juli 2010 akibat curah hujan yang tinggi dan menyebabkan air tergenang dan mengganggu produksi. Tambang ini menghasilkan 2,9 juta ton batubara di tahun 2009.

WBM merupakan anak usaha BYAN yang berdiri pada tahun 1994. WBM mempunyai PKP2B generasi III dan hak menambang di Kalimantan Selatan.

Tambang ini memiliki total wilayah konsesi 7.811 hektar. Sejak 31 Maret 2008, proyek Wahana memiliki total cadangan open cut batubara bituminus terbukti dan terkira, 75,8 juta ton. Nilai kalori rata-rata 6.480 kcal per kg dan rasio rata-rata pengupasan tanah 15.0:1.

Peristiwa ini tidak menyebabkan harga saham perseroan jatuh. Pada penutupan 22 Juli 2010, harga BYAN berada di level Rp 7.400 per saham. Pada penutupan hari ini, harga BYAN berada di level Rp 8.400, atau terjadi kenaikan sebesar Rp 1.000 (13,51%) selama keadaan kahar tersebut.

 

 
(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads