Wall Street Terdongkrak Perolehan Wal-Mart dan Home Depot

Wall Street Terdongkrak Perolehan Wal-Mart dan Home Depot

- detikFinance
Rabu, 18 Agu 2010 07:24 WIB
Wall Street Terdongkrak Perolehan Wal-Mart dan Home Depot
New York - Saham-saham di bursa Wall Street bergerak menguat tajam setelah keluarnya laporan keuangan Wal-Mart dan Home Depot yang melebihi ekspektasi analis.

Sentimen posisif juga datang dari rencana BHP Billiton Ltd untuk mengakuisisi produsen pupuk terbesar dunia, Potash Corp of Saskatchewan Inc senilai US$ 39 miliar. Namun rencana itu ditolak karena dinilai tidak cukup. Meski demikian, rencana tersebut menambah keyakinan pada outlook sektor pertanian.

Pada perdagangan Selasa (17/8/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat 103,69 poin (1,01%) ke level 10.405,70. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 13,17 poin (1,22%) ke level 1.092,55 dan Nasdaq menguat 27,57 poin (1,26%) ke level 2.209,44.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada pertentangan antara data perekonomian yang lemah dan kuatnya laporan keuangan perusahaan. Hari ini, laporan keuangan akhirnya menjadi pemenang," ujar John Praveen, kepala analis Prudential International Investment Advisers seperti dikutip dari Reuters, Rabu (18/8/2010).

Data perekonomian yang datang memang cukup beragam. Produksi industri naik, harga-harga grosiran meningkat sehingga menghilangkah kekhawatiran terjadinya deflasi. Namun pembangunan perumahan menunjukkan sektor ini masih melemah. Sebagian besar data ekonomi dalam beberapa pekan terakhir memang menunjukkan melambatnya proses pemulihan ekonomi sehingga mendorong investor untuk keluar dari saham-saham.

Rencana akuisisi BHP Billiton juga telah berhasil mendongkrak seham-saham sektor material.

"Meningkatnya rencana merger dan akuisisi menunjukkan pada CEO dan CFO memiliki keyakinan yang lebih dalam outlook ekonomi dan mau mulai menyebarkan keseimbangan atas dana tunai, yang sudah mereka kumpulkan dalam beberapa bulan," ujar Michael Sheldon, analis dari RDM Financial.

Namun perdagangan berjalan sangat tipis dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya sebesar 6,99 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar lembar saham.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads