"Harga saham Berau di pasar gelap sudah mencapai Rp 550 per saham. Pekan lalu masih Rp 525 per saham," ujar sumber detikFinance, Rabu (18/8/2010).
Padahal, lanjut sumber, harga IPO Berau berada di level Rp 400 per saham. Itu berarti, telah terjadi kenaikan sebesar Rp 150 (37,5%) dari harga perdana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika dikonfirmasi, Executive Director Investment Banking PT Danatama Makmur, Vicky Ganda Saputra yang bertindak selaku penjamin emisi IPO Berau Energy mengaku tidak tahu persis harga yang berkembang di pasar gelap.
"Harga saat ini saya tidak tahu. Memang kabarnya ada perdagangan saham Berau di pasar gelap. Tapi bukan kita yang fasilitasi, jadi kita tidak tahu pasti harga yang berkembang disana," jelasnya.
Vicky mengatakan, IPO saham Berau memang mendapat sambutan luar biasa dari kalangan investor. Berau menawarkan 3,4 miliar saham ke publik pada harga Rp 400 per saham. PT Danatama Makmur dan PT Recapital Securities bertindak sebagai penjamin emisi IPO.
Total nilai IPO sebesar Rp 1,36 triliun. Dana hasil IPO akan digunakan untuk belanja modal (capital expenditure/capex) dan akuisisi Maple Holdings Ltd melalui Seacoast Offshore Inc (anak usaha Berau).
Pada masa bookbuilding telah dialokasikan fixed allotment sebanyak 99,8%, sisanya sebesar 0,2% ditawarkan melalui masa penawaran. Pada masa bookbuilding, kelebihan permintaan (oversubscribbed) mencapai 4 kali.
"Pada masa penawaran 10-12 Agustus lalu, total permintaan publik sangat signifikan. Oversubscribe 40,9 kali dari alokasi poolingnya. Sekitar 70% dialokasikan untuk investor institusi asing maupun lokal, sisanya investor individual. Investor asing memperoleh porsi 50% dari total penawaran saham Berau," ujarnya.
Berau Energy telah menggelar masa penawaran di Jakarta, Medan dan Surabaya pada 10-12 Agustus 2010. Rencananya, pencatatan saham di BEI akan digelar pada 19 Agustus 2010. (dro/dnl)











































