Demikian disampaikan dalam laporan keuangan ABBA yang dipublikasikan di Jakarta, Rabu (18/8/2010).
Penjualan bersih perseroan mencapai Rp 73,149 miliar atau meningkat 37,49% dari periode yang sama tahun lalu, Rp 53,398 miliar. Hal ini juga diikuti dengan peningkatan beban pokok penjualan sebesar 44,51%, dari Rp 25,793 miliar menjadi Rp 37,275 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan hasil ini, perseroan mencatat laba usaha Rp 5,488 miliar di semester-I 2010. Padahal pada semester-I 2009, ABBA mencatat rugi usaha Rp 2,464 miliar. Namun akibat dihasilkannya beban lain-lain sebesar Rp 1,816 miliar menyebabkan laba sebelum pajak ABBA turun 18,62% dari Rp 4,511 miliar menjadi Rp 3,671 miliar.
Beban pajak berkurang tipis dari Rp 2,221 miliar menjadi Rp 2,181 miliar. Laba sebelum hak minoritas juga turun 34,9% dari Rp 2,289 miliar menjadi Rp 1,49 miliar.
Laba bersih pun ikutan turun 31,07% menjadi Rp 884,409 juta di semester I-2010, dari posisi sebelumnya Rp 1,283 miliar. Laba bersih per saham mencapai Rp 0,62 per lembar dari sebelumnya Rp 0,9 per lembar.
(wep/dro)











































