Saham Target Corp melonjak 2,5% setelah mengumumkan proyeksi penjualannya bakal naik 1-3% pada kuartal III, dan naik tipis pada kuartal IV. Proyeksi ini keluar sehari setelah Wal-Mart dan Home Depot juga mengelyarkan laporan keuangan yang melebihi ekspektasi.
"Kekhawatiran seputar deflasi telah menekan pasar. Namun kabar dari Target hari ini, setelah Wal-Mart dan Home Depot mengatakan bahwa kita mungkin tidak menghadapi situasi yang buruk," ujar Marc Pado, analis dari Cantor Fitzgerald & Co seperti dikutip dari Reuters, Kamis (19/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks sektor konsumer GSPD naik hingga 0,9%, atau tertinggi dibandingkan sektor S&P 500 lainnya.
Namun perdagangan sangat tipis dengan transaksi secara keseluruhan di NYSE Arca, Nasdaq dan American Stock Exchange hanya 6,66 miliar, jauh di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.
Volatilitas saham juga cukup tinggi dengan indeks volatilitas CBOE naik 1,1% menjadi 24,59. Randy Frederick, direktur perdagangan dan derivatif Charles Schwab mengatakan, pola perdagangan intraday masih akan berlangsung hingga pasar mendapatkan sentimen yang jelas.
(qom/qom)











































