"Kami masih mengumpulkan dokumen dari pihak-pihak yang diduga terlibat," ujar Direktur Pengawasan dan Kepatuhan Anggota Bursa BEI, Uriep Budhi Prasetyo di kantornya, BEI, SCBD, Jakarta, Rabu (18/8/2010) malam.
Menurut Uriep, permintaan dokumen-dokumen yang dimaksud telah dilakukannya sejak dua hari lalu. Pemeriksaan lebih mendalam baru dapat dilakukan setelah data-data terkumpul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikFinance, tercatat cukup banyak broker yang melakukan transaksi saham IMAS.
Broker-broker yang paling aktif melakukan aksi beli saham IMAS sejak 9 Agustus hingga 16 Agustus antara lain PT Dinamika Usahajaya, PT Phillips Securities, PT Danpac Sekuritas, PT Indopremier dan PT e-Trading Securities.
Sementara, lima perusahaan yang aktif melakukan aksi jual saham ini adalah PT Net Sekuritas, PT Nikko Securities, PT Lautandhana Securities, PT Kim Eng Securities, dan PT Inovasi Utama Sekurindo.
Â
Â
(dro/dro)











































