IHSG dibuka naik tipis ke level 3.072,087 dan kemudian menguat tajam ke level 3.110,626, melesat 38 poin dari penutupan sebelumnya di level 3.072,087.
Sejak awal perdagangan, IHSG langsung menguat tajam dipicu oleh kedatangan tamu emiten baru di lantai bursa, PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU). Penguatan saham BRAU yang cukup signifikan di awal perdagangan, memicu penguatan hampir seluruh saham unggulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks saham sektor infrastruktur yang menguat lebih dari 2% serta penguatan indeks saham keuangan memberikan dorongan sangat kuat dan membuat IHSG mencetak rekor baru menembus level 3.110,626. Rekor tertinggi IHSG sebelumnya berada di level 3.096,816 pada penutupan perdagangan 29 Juli 2010.
Aktivitas investor asing juga cukup signifikan lantaran adanya crossing transaksi saham Bayan Resources (BYAN) senilai Rp 2,3 triliun. Transaksi asing juga mencatat beli bersih (foreign net buy) sebesar Rp 1,421 triliun.
Pada perdagangan Kamis (19/8/2010) sesi I, IHSG ditutup melesat 35,035 poin (1,14%) ke level 3.107,122. Indeks LQ45 juga menguat 6,681 poin (1,14%) ke level 589,607.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 71.368 kali pada volume 3,423 miliar lembar saham senilai Rp 4,861 triliun. Sebanyak 89 saham naik, 83 saham turun dan 83 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia seluruhnya menguat:
- Indeks Shanghai naik 11,11 poin (0,42%) ke level 2.677,41.
- Indeks Hang Seng melesat 256,28 poin (1,22%) ke level 21.279,01.
- Indeks Nikkei-225 naik 101,20 poin (1,10%) ke level 9.341,30.
- Indeks Strait Times naik 22,85 poin (0,78%) ke level 2.942,25.
Sedangkan saham-saham yang mengalami koreksi antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 150 ke Rp 5.850, Unilever (UNVR) turun Rp 150 ke Rp 16.850, Antam (ANTM) turun Rp 50 ke Rp 2.075, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 40 ke Rp 1.390. (dro/qom)











































