IHSG dibuka turun ke level 3.103,366 dan kemudian sempat melemah cukup dalam ke level 3.084,986, turun 21 poin dari penutupan sebelumnya di level 3.105,350.
Pada awal perdagangan, hampir seluruh saham unggulan melemah kecuali beberapa saja yang masih bertahan di zona hijau. Untungnya, saham-saham Bakrie 7 mendadak menguat tajam dipimpin oleh saham Bumi Resources (BUMI) yang menguat 17% berhasil memberikan semangat bagi IHSG melanjutkan penguatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah indeks saham sektoral sudah masuk ke zona positif seperti indeks saham pertambangan, perkebunan, konsumsi dan keuangan. IHSG pun sempat menyentuh level 3.115,108.
Pada perdagangan kemarin, IHSG mencetak rekor baru di level 3.110,626. Dengan penguatan ini, IHSG berpeluang mencetak kembali rekor baru pada penutupan perdagangan nanti.
Transaksi asing mencatat jual bersih (foreign net sell) tipis sebesar Rp 11 miliar.
Pada perdagangan Jumat (20/8/2010) sesi I, IHSG ditutup naik tipis 3,610 poin (0,11%) ke level 3.108,960. Indeks LQ45 juga naik tipis 0,907 poin (0,15%) ke level 590,800.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 67.262 kali pada volume 3,143 miliar lembar saham senilai Rp 1,733 triliun. Sebanyak 83 saham naik, 87 saham turun dan 84 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia seluruhnya melemah:
- Indeks Shanghai melemah 34,46 poin (1,28%) ke level 2.653,52.
- Indeks Hang Seng turun 132,69 poin (0,61%) ke level 20.943,40.
- Indeks Nikkei-225 turun 143,45 poin (1,53%) ke level 9.219,24.
- Indeks Strait Times 15,19 poin (0,52%) ke level 2.931,58.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.500 ke Rp 38.800, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 350 ke Rp 39.850, Indocement (INTP) naik Rp 250 ke Rp 17.850, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 190 ke Rp 1.480, BCA (BBCA) naik Rp 150 ke Rp 6.100.
Sedangkan saham-saham yang mengalami koreksi antara lain Petrosea (PTRO) turun Rp 700 ke Rp 18.500, Telkom (TLKM) turun Rp 200 ke Rp 8.800, United Tractors (UNTR) turun Rp 200 ke Rp 18.750, BTPN turun Rp 200 ke Rp 11.000.
Â
Â
(dro/qom)











































